Maulana, Naufal Hadam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi terapi doxycicline kasus infeksi Haemobartonella felis pada kucing Putra, Hamdika Yendri; Maulana, Naufal Hadam; Bahtiar, Noor Ihsan Anzhary; Pratiwi, Puteri; Vadya, Dieniza; Mayori, Geovany
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 2 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.2.31-32

Abstract

Haemobartonella felis merupakan endoparasit yang menyebabkan kerusakan sel darah merah dan dapat menurunkan status kesehatan hewan peliharaan khususnya kucing. Tulisan ini melapporkan hasil pengamatan pada kucing yang didiagnosa mengidap infeksi parasit darah Haemobartonella felis dengan terapi antibiotik doxycicline dosis 5 mg/kg BB 2 kali sehari selama 21 hari. Hasil pengobatan menunjukkan penurunan tampilan parasit darah pada pemeriksaan ulas darah pada hari ke-0 dibandingkan dengan hari ke-22. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa doxycicline menjadi salah satu pilihan pengobatan pada pasien dengan diagnosa Haemobartonella felis.
Diagnosis Haemobartonella felis subklinis pada kucing Putra, Hamdika Yendri; Maulana, Naufal Hadam; Bahtiar, Noor Ihsan Anzary; Pratiwi, Puteri; Aziz, Hakim; Vadya, Dieniza; Mayori, Geovany
ARSHI Veterinary Letters Vol. 6 No. 4 (2022): ARSHI Veterinary Letters - November 2022
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.6.4.69-70

Abstract

Ektoparasit yang teridentifikasi pada satu hewan kesayangan berkorelasi pada infestasi endoparasit, salah satu contoh endoparasit yang menyerang hewan peliharaan adalah Haemobartonella felis. Kucing sebanyak 7 ekor dari pemilik yang sama dibawa ke klinik hewan. Pemilik mengeluhkan seekor kucing memiliki suhu tubuh yang selalu tinggi saat diukur. Kucing yang lain tidak memiliki keluhan dan gejala serupa, namun pemilik ingin dilakukan pemeriksaan umum pada semua kucingnya. Hasil pemeriksaan klinis tidak ditemukan infestasi ektoparasit, suhu tubuh kucing berkisar 39,8-40,0 °C dengan bobot badan 2-4 kg dan berusia antara 5-24 bulan. Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan adalah pemeriksaan hematologi dengan metode complete blood count (CBC) mengunakan alat hematology analyzer dan blood smear inspection. Pemeriksaan ulas darah 4 dari 7 kucing menunjukkan hasil positif adanya parasit pada badan sel darah merah. Pemilik diberikan resep berupa antibiotik doxycicline dengan dosis 5 mg/Kg BB untuk diberikan kepada kucingnya 2 kali sehari selama 28 hari.