Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring the Redox Reaction Potential of Local Fruits: Galvani Cell Trials Based on Areca nut (Areca catechu), Rimbang (Solanum torvum), and Bangkok starfruit (Averrhoa carambola) Fahmi, Jaman; Ramadhan, Dwi Sapri; Wardana, Dian; Safitri, Wulan Dwi; Mendrofa, Bulan Susanti; Br Nadeak, Stephani Bintang N.; ayumi, Sheilla Maliza; Nasution, Dhea Ananda; Zubir, Moondra; S, Abd Hakim
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol. 8 No. 2 (2025): JULY 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v8i2.68731

Abstract

This research aims to explore the potential of three fruits, such as areca nut (Areca catechu), rimbang (Solanum torvum), and star fruit (Averrhoa carambola), as a natural electrolyte source in generating electricity through a simple Galvani cell test. The research method includes making Galvani cells using fruit pieces as electrolyte media, measuring the voltage and current produced, and testing the ability to light an LED as an indicator of electrical output. The measurement results showed that areca nuts produced the highest voltage and current compared to rimbang and star fruit, demonstrating its effectiveness as a natural electrolyte. This finding indicates that local fruits have the potential to be an environmentally friendly electrochemical energy source material that can be applied in education and simple technology. This research opens opportunities for further development in utilizing local biological resources for electrochemical applications.
Keunikan Sidik Jari Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an : Studi Literatur Integratif Antara Tafsir dan Biologi Forensik Siregar, Umar Mukhtar; Lingga, Nur Anelia; Harahap, Dwi Muliani; Sakila, Anna; Nasution, Dhea Ananda; Rizky, Sri Muthi’ah; Fadhli, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36999

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji keunikan sidik jari manusia dalam perspektif Al-Qur’an melalui studi literatur yang mengintegrasikan tafsir dan biologi forensik. Fokus utama adalah penafsiran lafaz banānah dalam QS. al-Qiyāmah [75]: 4 serta keterkaitannya dengan QS. Yāsīn [36]: 65 dan QS. al-Anfāl [8]: 12. Data diperoleh dari kitab tafsir klasik dan kontemporer serta jurnal ilmiah tentang sidik jari. Hasil kajian menunjukkan bahwa banānah secara bahasa berarti ujung jari, yang dalam tafsir ilmiah dikaitkan dengan sidik jari sebagai identitas biologis unik dan permanen. Sains modern membuktikan bahwa pola sidik jari terbentuk sejak masa embrio dan tidak berubah sepanjang hidup. Integrasi ini menunjukkan keselarasan antara isyarat Al-Qur’an dan temuan ilmiah, serta menegaskan relevansi pendekatan interdisipliner dalam pengembangan kajian agama dan sains.