Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Metode Kerja Penggantian Instalasi Vertical Riser Flare Stack Sugeng, Bambang; Sulardi, Sulardi; Sanjaya, Muhammad Diki; Toding, Maykel Gratia
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.963

Abstract

Riser flare stack adalah elemen yang sangat penting pada unit proses produksi minyak dan gas bumi dengan tugas utama membakar offspecification gas, sour gas dan over pressure process pengolahan minyak dan gas. Permasalahan yang dihadapi adalah kesulitan dekomisioning eksisting dan pemasangan riser flare stack penggantinya. Penelitian bertujuan memberikan metode solusi yang tepat atas permasalahan tersebut sehingga dapat menekan potensi kerugian akibat keterlambatan, potensi kecelakaan kerja dan potensi kegagalan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan skema kebijakan strategis dengan pendekatan inovasi metode kerja atas permasalahan yang terjadi di lingkungan industri PT. XX. Identifikasi permasalahan dengan metode 5 why, penentuan bad actor penyebab masalah dengan metode fish bone, disain metode kerja dengan teknik 5W+2H, dan evaluasi tolok ukur keberhasilan dengan teknik pancamutu. Hasil penelitian menunjukan inovasi disain untuk mengatasi kesulitan pembongkaran riser flare stack dengan metode cut and down dan metode pemasangan dengan metode sit up dan overlap menggunakan material, peralatan dan tenaga kerja yang sama dipandang cocok dan sesuai digunakan.
Desain Metode Kerja Penggantian Instalasi Vertical Riser Flare Stack Sugeng, Bambang; Sulardi, Sulardi; Sanjaya, Muhammad Diki; Toding, Maykel Gratia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3266

Abstract

Riser flare stack adalah elemen yang sangat penting pada unit proses produksi minyak dan gas bumi dengan tugas utama membakar offspecification gas, sour gas dan over pressure process pengolahan minyak dan gas. Permasalahan yang dihadapi adalah kesulitan dekomisioning eksisting dan pemasangan riser flare stack penggantinya. Penelitian bertujuan memberikan metode solusi yang tepat atas permasalahan tersebut sehingga dapat menekan potensi kerugian akibat keterlambatan, potensi kecelakaan kerja dan potensi kegagalan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan skema kebijakan strategis dengan pendekatan inovasi metode kerja atas permasalahan yang terjadi di lingkungan industri PT. XX. Identifikasi permasalahan dengan metode 5 why, penentuan bad actor penyebab masalah dengan metode fish bone, disain metode kerja dengan teknik 5W+2H, dan evaluasi tolok ukur keberhasilan dengan teknik pancamutu. Hasil penelitian menunjukan inovasi disain untuk mengatasi kesulitan pembongkaran riser flare stack dengan metode cut and down dan metode pemasangan dengan metode sit up dan overlap menggunakan material, peralatan dan tenaga kerja yang sama dipandang cocok dan sesuai digunakan.
PENAMBAHAN KARBON AKTIF SERBUK GERGAJI KAYU JATI DAN KAYU AKASIA TERHADAP FILTRATION LOSS DAN RHEOLOGI LUMPUR PEMBORAN Toding, Maykel Gratia
INFO-TEKNIK Vol 27, No 1 (2026): INFOTEKNIK VOL. 27 NO. 1 JULI 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v27i1.23331

Abstract

ABSTRACK Mud is a circulating fluid commonly used during the drilling process to provide various functions. Mud rheology and filtration loss are physical properties that must be controlled because they can help control formation pressure. Controlling fluid loss is essential during drilling to maximize cutting lift, prevent kicks, and minimize mud costs. To achieve appropriate filtration loss and rheology results, additives are needed in the drilling mud. One such additive is activated carbon, an environmentally friendly adsorbent widely used in industrial companies. Teak and acacia sawdust, which are waste from cutting furniture or furniture that is rarely used, are then utilized to make activated carbon. Teak wood has a cellulose content of 40.26-43.12%, hemicellulose 27.07-31.97% and lignin 24.74-28.07%. Acacia wood has a cellulose content of 51.46% with a lignin content of 27.66%. The stages of making sawdust activated carbon include dehydration, carbonization, and activation. Then, it is added to drilling mud with a composition of 4 grams, 7 grams, and 10 grams of activated carbon to determine the filtration loss and rheology values of the drilling mud. Based on the test results, it was obtained that the values of plastic viscosity, yield point, gel strength, filtration loss, pH, mud cake, and density met the API 13A standard, but for the densities of 7 grams and 10 grams of acacia sawdust did not meet the API 13A standard. Keywords: Rheology, Filtration Loss, Activated Carbon, Teak and Acacia Sawdust.