Kurniawan, Agung Fadli
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Ekstrak Daun Mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap Staphylococcus aureus dalam Penyembuhan Luka Infeksi Nabila, Salsah; Marbun, Rosita Anggi; Nurzaida, Shabira; Kurniawan, Agung Fadli; Sariyanti, Mardhatillah
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 1 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.1 (2025)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i1.837

Abstract

Pendahuluan: Dunia medis menghadapi tantangan besar terkait luka infeksi, salah satunya akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus, terutama karena munculnya ketahanan bakteri terhadap pengobatan antibiotik, termasuk galur Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Perhatian terhadap potensi tanaman mangrove, khususnya Rhizophora mucronata, telah meningkat sebagai hasil dari pencarian alternatif pengobatan berbasis bahan alam. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji seberapa baik ekstrak R. mucronata menghentikan penyebaran S. aureus dan membantu penyembuhan luka.Metode: Metode yang digunakan adalah telaah pustaka yang dilakukan melalui pengumpulan dan analisis data sekunder dari sejumlah publikasi ilmiah yang relevan seperti basis data Pubmed dan Google Scholar. Literatur dikaji berdasarkan kandungan senyawa aktif dalam daun R. mucronata serta uji efektivitas antibakteri ekstraknya terhadap bakteri S. aureus, baik melalui pendekatan in vitro maupun in vivo.Pembahasan: Berdasarkan hasil dari berbagai studi eksperimental yang telah kami telaah, ekstrak R. mucronata, yang mengandung banyak senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, alkaloid, saponin, fenol, dan steroid, terbukti memiliki sifat antibakteri dan antioksidan serta mempercepat penyembuhan jaringan luka.Simpulan: Penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk obat, seperti salep dan gel, memiliki tingkat keberhasilan penyembuhan luka yang sebanding dengan agen tradisional. Ekstrak ini dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengobati infeksi kulit akibat S. aureus, terutama di tengah krisis resistensi antibiotik.