Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PRODUK OLAHAN PERMEN PINANG: PERMEN DI KAMPUNG MARIBU, PAPUA Ruth Yabansabra, Yuliana; Manalu, Janviter; Iriana Zebua, Lisye; Dewi, Krisna; Lingga, Irene; Susanty Simaremare, Eva
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.3766-3775

Abstract

Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, Papua, memiliki potensi besar dalam pengembangan pinang (Areca catechu) sebagai komoditas lokal yang bernilai ekonomi. Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada penjualan dalam bentuk mentah dan konsumsi tradisional sehingga belum memberikan nilai tambah yang signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda Karang Taruna Maribu dalam mengolah pinang menjadi produk pangan berupa permen. Metode pelaksanaan dilakukan melalui In-Service Training (IST) untuk memberikan pemahaman konseptual mengenai potensi pinang, higienitas dasar, bahan, serta proses produksi, dan On-Service Training (OST) berupa praktik langsung pembuatan permen pinang. Evaluasi dilakukan dengan desain one-group pretest–posttest menggunakan instrumen berupa soal pengetahuan dan angket kepuasan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana lebih dari 95% peserta menyatakan memahami bahan, langkah, serta proses pembuatan permen setelah pelatihan, dibandingkan dengan pengetahuan awal yang masih rendah (hanya 28–36%). Tingkat presensi peserta mencapai lebih dari 90%, dengan mayoritas berasal dari kelompok usia produktif (21–30 tahun) dan didominasi perempuan (80%). Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan pembuatan permen pinang efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan wirausaha berbasis pangan lokal yang berkelanjutan.
PRODUK TANAMAN OBAT KAMPUNG WUBUR Ruth Yabansabra, Yuliana; Gunawan, Elsye; Dominggus Kalor, John; Susanty Simaremare, Eva; Fadilah Bakrie, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.186-191

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom. Hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan di daerah Arso tapi sering sekali hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk simplisa daun, simplisia halus, dan bedak yang jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain