sahabat, gracia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN ETIS DALAM KONSELING KRISIS          MENGHADAPI TRANSFERRING/TRANSFORMING sahabat, gracia; Sumeleh, Meidy Iwan; Christina, Shinta
HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/hospitalitas.v2i3.202

Abstract

Konseling krisis adalah pendekatan penting dalam membantu individu menghadapi tekanan emosional akut akibat peristiwa traumatik. Namun, proses ini sering diwarnai tantangan etis yang kompleks, terutama dalam menangani transfer dan transformasi emosional antara konselor dan klien. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan tersebut melalui pendekatan fenomenologi, mengidentifikasi prinsip-prinsip kode etik yang relevan, dan memberikan panduan bagi konselor pastoral dalam mengelola krisis secara profesional.
BIMBINGAN KONSELING PASTORAL PADA SISWA YANG MENGALAMI RENDAHNYA TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI Sahabat, Gracia; Brek, Ivane Dear Suryani
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2026): Februari || MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/1z4n7v69

Abstract

Kepercayaan diri diyakini mampu membuat seseorang berkembang dengan cepat. Banyak hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas individu yang menuntut sebuah kepercayaan diri yang baik, agar memberikan mobilitas baik untuk pekerjaan maupun yang lainnya. kepercayaan diri diperoleh dari pengalaman hidup. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang berupa keyakinan akan kemampuan diri seseorang sehingga tidak terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuai kehendak, gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab. Sedangkan Merasa tidak percaya diri tertentu merupakan hal yang wajar dan hampir setiap orang pernah mengalaminya, baik orang dengan kepribadian introvert maupun ekstrovert. Selain itu, rasa ketidakpercayaan diri juga bisa membuat Seseorang kehilangan kesempatan untuk menyalurkan potensi-potensi yang ada dalam diri.  Penyebab munculnya rasa kurang percaya diri ada beragam dan berbeda pada setiap orang. Ada yang kurang percaya diri karena pernah mengalami pengalaman yang buruk, pernah mengalami penindasan, maupun trauma. Ada pula yang kurang percaya diri karena pengaruh pola asuh semasa kanak-kanak.