Nona Carolina
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Ekstrakurikuler Seni dalam Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas Afrianti Sembiring; Nona Carolina
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekstrakurikuler seni dalam pengembangan karakter siswa di SMA N 1 Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Fokus utama adalah mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terbentuk melalui partisipasi siswa dalam kegiatan seni, seperti tari, musik, dan teater. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan 15 siswa yang aktif di ekstrakurikuler seni, 5 guru pembina, dan 3 orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni berperan signifikan dalam membentuk berbagai karakter positif, di antaranya disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas. Melalui proses latihan dan pementasan, siswa belajar untuk menghargai proses, mengatasi tantangan, dan berinteraksi secara efektif. Meskipun demikian, ditemukan pula tantangan seperti kurangnya dukungan finansial dan ketersediaan waktu. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya terjadi di kelas formal, tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif melalui kegiatan non-akademik. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah untuk meningkatkan dukungan terhadap program ekstrakurikuler seni sebagai media strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Analisis Peran Kepala Sekolah sebagai Supervisor Akademik (Studi Komparatif antara Pendekatan Tradisional dan Transformasional) Nona Carolina
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i2.668

Abstract

Kepala sekolah memegang peran krusial dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pendekatan supervisi akademik tradisional dan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah di SMA Negeri 1 Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam memengaruhi kinerja guru dan kualitas pembelajaran. Menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain sekuensial eksploratori, data kuantitatif dikumpulkan melalui survei kinerja guru (persepsi terhadap metode mengajar, penggunaan sumber daya, pengelolaan kelas) dan data kualitatif melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan observasi kelas. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa guru yang disupervisi dengan pendekatan transformasional menunjukkan peningkatan kinerja yang lebih signifikan dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Temuan kualitatif mengindikasikan bahwa supervisi transformasional menciptakan iklim kerja yang lebih kolaboratif, mendorong refleksi diri guru, dan memotivasi inovasi pembelajaran, sementara supervisi tradisional cenderung berfokus pada kepatuhan administratif dan evaluasi formatif. Tantangan yang dihadapi dalam supervisi transformasional adalah kebutuhan akan waktu dan keterampilan komunikasi yang tinggi dari kepala sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pergeseran paradigma menuju supervisi transformasional dan penyediaan pelatihan kepemimpinan pedagogis bagi kepala sekolah untuk mengoptimalkan peran mereka sebagai supervisor akademik yang efektif.
Risk Factors and Intervention Strategies of Heat Stress in Construction Workers: A Systematic Review Nona Carolina; Oktomi Wijaya
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 14 No. 3 (2025): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v14i3.2025.356-368

Abstract

One of the industries that contributes the most to deaths and work accidents during the summer is the construction industry. Health problems due to heat in construction workers in several countries are heat stress. Therefore, this study was conducted by the author with the aim of determining the prevalence and risk factors as well as intervention strategies for heat stress in construction workers. The research conducted by the author used the Systematic Literature Review method with reference to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA) 2020 guidelines. A total of 2.073 articles were obtained from the Scopus and PubMed databases for analyzed using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA) 2020 framework by considering the eligibility criteria that have been made. Articles that meet the inclusion criteria are then further analyzed using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal checklist to measure the quality of the articles to be reviewed. The high quality of articles is used by researchers as the result of the Systematic Literature Review. The result of the Systematic Literature Review analyzed 13 articles qualitatively using a narrative synthesis approach. From these results, it is known that the prevalence of heat stress in construction workers is 30%. Risk factors for heat stress in construction workers briefly consist of individual, environmental, organizational, psychosocial, economic, workload, and history of chronic disease factors. Meanwhile, the heat stress intervention strategy for construction workers that can be carried out is to regulate and adjust body temperature to the environment (acclimatization), provide facilities for heat stress mitigation, work area engineering, administrative arrangements in the work environment, adjustment of Personal Protective Equipment, and health promotion.