Dzubyan, Maryam
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Komunitas Pondok Terhadap Manajemen Unit Bisnis Laundry Dzubyan, Maryam
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11966

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berperan dalam pembinaan akhlak dan ilmu agama, tetapi juga dituntut untuk mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan unit usaha. Salah satu unit bisnis yang berkembang adalah laundry, yang sangat dibutuhkan oleh santriwati dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, pengelolaan unit laundry kerap menghadapi kendala, seperti keterlambatan penyelesaian cucian dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis persepsi komunitas pondok terhadap layanan dan manajemen unit bisnis laundry di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Putri Brebes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert, wawancara mendalam dengan santriwati, pengelola, serta pihak manajemen pesantren, dan dokumentasi operasional laundry. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan laundry dipersepsikan positif oleh komunitas pondok. Sebanyak 90% responden menilai kualitas hasil cucian sangat baik, 92% menilai tarif layanan terjangkau, dan 88% menilai pelayanan karyawan ramah serta cepat tanggap. Kendati demikian, terdapat kelemahan pada aspek ketepatan waktu, di mana 15% responden menilai masih terjadi keterlambatan, terutama saat musim hujan atau ketika jumlah cucian meningkat. Selain itu, keterbatasan mesin dan sumber daya manusia menjadi faktor penyebab penumpukan cucian. Secara umum, unit bisnis laundry dinilai mampu memberikan manfaat praktis sekaligus berpotensi menjadi sarana penguatan kemandirian ekonomi pesantren dan pendidikan kewirausahaan santriwati.
Analisis Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Di Pondok Pesantren Imam Syafii Putri Brebes Dzubyan, Maryam; Tafti falasifa
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafi'i Putri Brebes. Motivasi kerja merupakan faktor penting yang dapat mendorong karyawan untuk bekerja lebih efektif dan mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks pondok pesantren, motivasi kerja tidak hanya didorong oleh insentif finansial, tetapi juga nilai-nilai spiritual yang menjadi bagian dari budaya kerja Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan termotivasi oleh faktor ekstrinsik, meskipun faktor intrinsik berupa kepuasan spiritual juga memainkan peran penting. Produktivitas karyawan dinilai berdasarkan tugas yang diselesaikan serta evaluasi rutin dari atasan. Terdapat hubungan positif antara motivasi kerja dengan produktivitas karyawan, meski tidak semua karyawan yang termotivasi menunjukkan produktivitas yang optimal. Lingkungan kerja yang nyaman, hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan, serta budaya kerja Islami turut mendukung terciptanya semangat kerja yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan agar pondok pesantren terus meningkatkan strategi motivasi melalui kebijakan yang lebih fleksibel dan program pengembangan sumber daya manusia yang berkesinambungan. Evaluasi kinerja secara rutin dan penghargaan terhadap kinerja yang baik dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan produktivitas karyawan.
Analisis Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Di Pondok Pesantren Imam Syafii Putri Brebes Dzubyan, Maryam; Tafti falasifa
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafi'i Putri Brebes. Motivasi kerja merupakan faktor penting yang dapat mendorong karyawan untuk bekerja lebih efektif dan mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks pondok pesantren, motivasi kerja tidak hanya didorong oleh insentif finansial, tetapi juga nilai-nilai spiritual yang menjadi bagian dari budaya kerja Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan termotivasi oleh faktor ekstrinsik, meskipun faktor intrinsik berupa kepuasan spiritual juga memainkan peran penting. Produktivitas karyawan dinilai berdasarkan tugas yang diselesaikan serta evaluasi rutin dari atasan. Terdapat hubungan positif antara motivasi kerja dengan produktivitas karyawan, meski tidak semua karyawan yang termotivasi menunjukkan produktivitas yang optimal. Lingkungan kerja yang nyaman, hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan, serta budaya kerja Islami turut mendukung terciptanya semangat kerja yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan agar pondok pesantren terus meningkatkan strategi motivasi melalui kebijakan yang lebih fleksibel dan program pengembangan sumber daya manusia yang berkesinambungan. Evaluasi kinerja secara rutin dan penghargaan terhadap kinerja yang baik dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan produktivitas karyawan.