Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Fraud Prevention Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA di Bangli Gede Ricky Roy Pratama; Naniek Pangestuti
Serat Acitya Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober:Jurnal Ilmiah Serat Acitya
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/dpwx9968

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh sikap keuangan dan perilaku manajemen keuangan terhadap pencegahan kecurangan di kalangan petugas pemasyarakatan. Penelitian ini menguji apakah faktor-faktor keuangan tersebut secara signifikan mempengaruhi upaya pencegahan kecurangan, yang bertujuan untuk menyoroti pentingnya disiplin keuangan dalam mendukung perilaku etis di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan kuesioner yang dikumpulkan dari 90 pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli sebagai sampel total pada Januari–Maret 2025, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap keuangan dan perilaku manajemen keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan fraud di kalangan petugas lembaga pemasyarakatan. Variabel penelitian, yaitu sikap keuangan dan perilaku manajemen keuangan, secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap pencegahan kecurangan dengan korelasi yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatkan perilaku dan sikap keuangan sangat penting dalam mengurangi risiko kecurangan di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menawarkan wawasan orisinal dengan menguji pengaruh langsung dari sikap keuangan dan perilaku manajemen keuangan terhadap pencegahan kecurangan, sebuah hubungan yang belum pernah dianalisis secara bersamaan
Peran Stakeholder Dalam Penanganan Narapidana Gangguan Jiwa Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang Regina Novita Melanie; Naniek Pangestuti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2220

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa lembaga pemasyarakatan di Indonesia sering menghadapi keterbatasan dalam menangani narapidana dengan gangguan jiwa akibat minimnya sumber daya medis, fasilitas pendukung, dan koordinasi antarinstansi. Kondisi ini menimbulkan persoalan serius bagi pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan psikologis warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran para stakeholder dalam penanganan narapidana gangguan jiwa di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang serta mengevaluasi efektivitas kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan layanan kesehatan jiwa yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalapas, Kasi Binadik, tenaga kesehatan, dan rumah sakit jiwa memiliki peran strategis dalam proses rehabilitasi, meskipun keterbatasan SDM, sarana, dan dukungan keluarga masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dan kebijakan yang berpihak pada hak kesehatan mental narapidana agar tujuan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berkeadilan dapat tercapai secara optimal
ANALYSIS OF THE ROLE OF STAKEHOLDERS IN SOCIAL REHABILITATION PROGRAMS AT THE CLASS II A NARCOTICS CORRECTIONAL INSTITUTION IN JAKARTA Alvin Hanif Yusron Sabila; Naniek Pangestuti
Journal of Management Small and Medium Enterprises (SMEs) Vol 19 No 1 - May (2026): JOURNAL OF MANAGEMENT (Special Issue) - Correctional System Management
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of stakeholders in the implementation of the Social Rehabilitation Program at the Class IIA Narcotics Correctional Institution, as well as to identify the challenges encountered in its implementation. Using a qualitative case study approach, the findings show that the program involves both internal and external stakeholders. Internal stakeholders include institutional leaders, rehabilitation staff, and internal counselors, while external stakeholders consist of organizations such as the National Narcotics Agency, professional counselors, partner foundations, and inmates’ families. Each stakeholder contributes according to their respective roles and responsibilities, creating complementary interactions that support the rehabilitation process. However, the implementation of the program still faces several challenges, including irregular activity schedules, limited inmate mobility, low participation or motivation among inmates, security considerations, and incomplete facilities. These obstacles affect the overall effectiveness of the rehabilitation process. The study concludes that the success of social rehabilitation programs depends not only on policy design but also on the quality of collaboration and coordination among stakeholders. Strengthening cooperation, improving facilities, and enhancing program management are essential to optimize rehabilitation outcomes. Keywords: Social Rehabilitation; Stakeholders; Drug Rehabilitation Centers; Role