Pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menunjang efektivitas organisasi pemerintah merupakan penentu suatu organisasi dalam menjalankan ritme kerjanya. Faktor kepemimpinan, komunikasi, serta disiplin kerja diyakini berperan besar dalam menentukan tingkat kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kepemimpinan secara parsial terhadap kinerja pegawai; (2) mengetahui pengaruh komunikasi secara parsial terhadap kinerja pegawai; (3) mengetahui pengaruh disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai; dan (4) mengetahui pengaruh kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai. Pendekatan kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dilakukan pada penelitian ini. Variabel independen terdiri dari kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja, sementara variabel dependen adalah kinerja pegawai. Sampel penelitian berjumlah 34 responden yang merupakan pegawai pada kantor tersebut. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan Software SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial. Selain itu, hasil uji simultan dengan uji F memperlihatkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Temuan ini mempertegas bahwa peran kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang jelas, serta disiplin kerja yang baik merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di sektor publik. Pimpinan yang mampu memberikan arahan, membangun komunikasi yang terbuka, serta menegakkan disiplin, akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi instansi pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.