Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Faktor Sosial dan Finansial Terhadap Kepuasan dan Hasil Kerja Pegawai Honorer: Studi Pada Kementrian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Mamuju Mu’fidatul Nurul Hajjad; Herman
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 1 (2025): January-Maret (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v8i1.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja dan hasil kerja pegawai honorer di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Mamuju. Secara khusus, penelitian ini mengkaji pengaruh faktor sosial dan faktor finansial terhadap kepuasan kerja dan hasil kerja, serta peran kepuasan kerja dalam memediasi hubungan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan dan hasil kerja pegawai honorer. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, dengan populasi terdiri dari 69 pegawai honorer. Mengingat jumlah populasi yang relatif kecil, metode sensus digunakan dengan melibatkan seluruh pegawai sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial dan faktor finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai honorer, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan hasil kerja. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap hasil kerja pegawai, menegaskan bahwa tingkat kepuasan yang lebih tinggi berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kinerja. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai honorer melalui kebijakan sosial dan finansial yang lebih baik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KKN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAMUJU ANGKATAN IV TAHUN 2024 DI DESA ONANG Mu’fidatul Nurul Hajjad; Herman, Herman; Muhammad Sibgatullah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum pendidikan tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal yang adai di Desa Onang. Metode yang digunakan adalah mahasiswa berperan atau terjun langsung di lokasi pelaksanaan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat desa onang peduli terhadap lingkungan demi menyelamatkan bumi yaitu ditunjukkan melalui Sosialisasi Penanganan Hama Pada Tanaman dan Kebersihan Lingkungan), Agrokompeks (Budidaya tanaman hortikultura), BTA (baca tulis alquran), Sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak, Melakukan sosialisasi UMKM (pembaharuan kemasan dan pelayanan kepada konsumen) dan Perlombaan 17 Agustus antar dusun
Pengaruh Task Aversiveness dan Fear of Failure Terhadap Prokrastinasi Pegawai Pada Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat Susianti; Andi Indra Martini; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1779

Abstract

This study aims to examine the influence of task aversiveness and fear of failure on employee procrastination at the Secretariat Office of the Regional House of Representatives (DPRD) of West Sulawesi Province. Procrastination is understood as a deviation in work behavior, where employees deliberately and repeatedly postpone the completion of tasks that are actually part of their core duties and responsibilities. A quantitative approach was applied using multiple linear regression analysis, since the study involved two independent variables and one dependent variable. Data were collected through questionnaires distributed to 95 respondents, all of whom are civil servants (Aparatur Sipil Negara or ASN) at the Secretariat Office of DPRD West Sulawesi Province. The sampling technique used was total sampling. The findings reveal that task aversiveness (X1) has a significant effect on procrastination, with a t-value of 3.492 greater than the t-table value of 1.986, and a significance level of 0.001 (< 0.05). Similarly, fear of failure (X2) also shows a significant influence, with a t-value of 5.065 exceeding the t-table value of 1.986, and a significance level of 0.000 (< 0.05). These results indicate that both independent variables significantly affect employee procrastination. Moreover, the simultaneous F-test results show that the calculated F-value of 36.436 is higher than the F-table value of 3.095, with a significance level of 0.000 (< 0.05). This confirms that the regression model used is suitable for explaining employee procrastination at the Secretariat Office of DPRD West Sulawesi Province.
Pengaruh Job Satisfaction dan Work Environment Terhadap Perilaku Cyberloafing Pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Mamuju Nurhalisa; Nur Fajariani; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1780

Abstract

This study investigates the influence of job satisfaction and work environment on cyberloafing behavior among civil servants at the Department of Communication, Informatics, Statistics, and Coding (Persandian) in Mamuju Regency. Cyberloafing, defined as the use of the internet for personal purposes during working hours, has become a pressing challenge in the digital workplace. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to 32 respondents, all of whom are civil servants (ASN). A total sampling method was employed, and the data were analyzed using multiple linear regression. The results revealed that job satisfaction had no significant effect on cyberloafing, with a t-value of -0.539 < 2.04522 and a significance level of 0.558 (> 0.05). Similarly, the work environment variable showed no significant effect, with a t-value of 1.270 < 2.04522 and a significance level of 0.214 (> 0.05). Simultaneously, both variables were not significant predictors of cyberloafing, as indicated by an F-value of 1.174 < 3.327 with a significance of 0.323 (> 0.05). These findings suggest that cyberloafing is influenced by other factors beyond job satisfaction and work environment. Future research should consider variables such as self-efficacy, time management, organizational culture, or technological monitoring to better explain cyberloafing in public institutions.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA DI DESA TUBO SELATAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT Jeffriansyah Dwisahputra Amori; Indriani, Indriani; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Abdul Wahab; Rhena, Rhena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i5.11368

Abstract

Early marriage remains a serious social problem in various regions in Indonesia, including South Tubo Village. This practice often results in school dropout, reproductive health risks, and a low quality of life, especially for adolescent girls. This community service activity aims to raise awareness among adolescents and parents about the negative impacts of early marriage and the importance of continuing education. The method used was a participatory approach and interactive outreach that directly involved adolescents and their families. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of the risks of early marriage and a growing community commitment to preventing the practice. The formation of the Marriage Age Awareness Youth Forum is one of the sustainable outcomes of this program. This activity can be used as a model for community-based social education that can be replicated in other rural areas, particularly in West Sulawesi. Strengthening cross-sector collaboration and community empowerment are key to long-term prevention of child marriage.
Pengaruh Fasilitas Kantor Dan Penggunaan Teknologi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai : Pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat Siti Nurhaliza; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Amalia
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kantor dan pemanfaatan teknologi terhadap efektivitas kerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang berjumlah 354 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 76 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kantor berpengaruh signifikan secara parsial terhadap efektivitas kerja pegawai. Demikian pula, pemanfaatan teknologi terbukti berpengaruh signifikan secara parsial terhadap efektivitas kerja. Secara simultan, fasilitas kantor dan pemanfaatan teknologi memberikan pengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dengan kontribusi sebesar 47,6%, yang termasuk dalam kategori sedang. Sementara itu, sebesar 52,4% variasi efektivitas kerja dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan tersebut mengindikasikan adanya keterbatasan penelitian yang dapat menjadi pertimbangan bagi studi selanjutnya.
Pengaruh Kesejahteraan dan Kebahagiaan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai: Studi Pada Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju Syahid, Nurul Thifany; Nur Wahyunianti Dahri; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1811

Abstract

Kinerja pegawai dalam organisasi kesehatan sangat dipengaruhi oleh kondisi kesejahteraan dan tingkat kebahagiaan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan dan kebahagiaan terhadap prestasi kerja pegawai Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Puskesmas Binanga dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kesejahteraan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja secara parsial, demikian pula kebahagiaan juga memberikan pengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan kontribusi sebesar 35%, sedangkan sisanya sebesar 65% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan pegawai merupakan strategi penting dalam mengoptimalkan kinerja pegawai di lingkungan Puskesmas.
Peran Word of Mouth Marketing dan Brand Awareness dalam Meningkatkan Penjualan pada Ghalib Studio Suci Reski Aninda; Ramli; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh word of mouth marketing dan brand awareness terhadap peningkatan penjualan pada Ghalib Studio. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pengunjung maupun mereka yang pernah melakukan kunjungan, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan melalui teknik insidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa word of mouth marketing berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan secara parsial, demikian pula brand awareness terbukti berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan dengan kontribusi sebesar 65,2%, sedangkan 34,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi word of mouth marketing dan brand awareness sebagai strategi efektif dalam mendorong peningkatan penjualan pada Ghalib Studio.
Analisis Determinan Kinerja Pegawai: Peran Kepemimpinan, Komunikasi, dan Disiplin Kerja di Lingkup Instansi Pemerintah Daerah Abriyanti. P, Desy Friska; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Junaeda
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1886

Abstract

Pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menunjang efektivitas organisasi pemerintah merupakan penentu suatu organisasi dalam menjalankan ritme kerjanya. Faktor kepemimpinan, komunikasi, serta disiplin kerja diyakini berperan besar dalam menentukan tingkat kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kepemimpinan secara parsial terhadap kinerja pegawai; (2) mengetahui pengaruh komunikasi secara parsial terhadap kinerja pegawai; (3) mengetahui pengaruh disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai; dan (4) mengetahui pengaruh kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai. Pendekatan kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dilakukan pada penelitian ini. Variabel independen terdiri dari kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja, sementara variabel dependen adalah kinerja pegawai. Sampel penelitian berjumlah 34 responden yang merupakan pegawai pada kantor tersebut. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan Software SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan disiplin kerja masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial. Selain itu, hasil uji simultan dengan uji F memperlihatkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Temuan ini mempertegas bahwa peran kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang jelas, serta disiplin kerja yang baik merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di sektor publik. Pimpinan yang mampu memberikan arahan, membangun komunikasi yang terbuka, serta menegakkan disiplin, akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi instansi pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Pengaruh Karakteristik Individu dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Komitmen Afektif Pegawai Pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nelda, Nela; Suwanti; Mu’fidatul Nurul Hajjad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i4.1908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan karakteristik pekerjaan terhadap komitmen afektif pegawai pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel ditentukan melalui teknik total sampling, melibatkan 99 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, dengan uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik karakteristik individu maupun karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 51,5% terhadap pembentukan komitmen afektif, yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan sisanya sebesar 48,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya kesesuaian karakteristik personal dan lingkungan kerja dalam membangun keterikatan emosional pegawai terhadap organisasi.