Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah Pergerakan Nasional: Peran Nahdlatul Ulama dalam Dinamika Sosial-Politik dan Pembentukan Identitas Kolektif Bangsa Indonesia Nana Aprilia; Rahmi Damis; Syamzan Syukur
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.253

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kontribusi Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat identitas bangsa di tengah dinamika sosial-politik sejak masa penjajahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan peran strategis NU dalam perjuangan nasional, pembentukan solidaritas sosial, dan konstruksi identitas kolektif bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah library research dengan pengumpulan data melalui buku, literatur klasik, jurnal ilmiah, dan dokumen relevan. Analisis data dilakukan melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU, yang lahir pada 31 Januari 1926 di Surabaya atas inisiatif para ulama pesantren seperti KH Hasyim Asy'ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah, merupakan respon terhadap ancaman praktik keagamaan tradisional akibat pengaruh Wahabi serta kondisi kolonial Belanda. Melalui pembentukan Komite Hijaz dan pendirian NU, para ulama berupaya mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dan menjaga keberagaman Islam di Indonesia dengan organisasi yang terstruktur. Dalam perjalanannya, NU berperan signifikan dalam pergerakan nasional melalui penolakan Volksraad, keterlibatan di MIAI dan Masyumi pada masa Jepang, serta Resolusi Jihad 1945 yang memotivasi perjuangan kemerdekaan. NU juga berkontribusi pada pembentukan solidaritas sosial, penanaman nasionalisme, penyusunan UUD 1945, dan penguatan Pancasila. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa NU tidak hanya berjasa di bidang keagamaan, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun identitas nasional dan kesejahteraan sosial-politik Indonesia.