Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

Analisa Atribut dan Pengembangan Produk Croissant Pada PT.XYZ dengan Metode Kano dan Quality Function Deployment Agi Suci Nur Indra; Dede Rukmayadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk crossiant merupakan produk baru dari PT.XYZ yang mana masih terdapat kekurangan di produk tersebut, diantaranya produk berjamur sebelum masa kadaluarsa dan tingginya jumlah cacat dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut yang harus diperbaiki dalam pengembangan produk dengan metode Kano dan analisa pengembangan produk dengan respon teknis dan matriks pendekatan metode QFD. Hasil kuesioner menyatakan bahwa atribut A3 (Kenampakan menarik) berada pada kategori Attractive. Atribut A3 juga berada pada tingkat kepuasan dengan nilai tertinggi 53,125% apabila atribut tersebut dilakukan perbaikan. Selanjutnya atribut A3 berada pada tingkat kepentingan pertama dengan hasil 62,5 %. Hasil analisa dengan metode QFD didapat bahwa respon teknis yang bisa dilakukan yaitu dengan memperbaiki formulasi sebelumnya, pengambilan keputusan ini telah mempertimbangkan Customer Requirement dan Kemampuan Pabrik.
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE (SCOR) DAN (AHP) (Studikasus di PT MGP) Tita Pratama Putri; Dede Rukmayadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. MGP ialah industri manufaktur yang memproduksi cat semprot untuk otomotif, peningkatan permintaan baik dari segi kuantitas, ragam produk, dan jumlah customer membuat perusahaan harus bisa melakukan terobosan baru agar bisa dilakukan secara maksimal. Salah satu cara untuk memenuhi permintaan customer yaitu, dengan mengevaluasi dan mengendalikan kinerja Supply Chain. Selama ini, PT. MGP belum memiliki sistem pengukuran kinerja supply chain yang lengkap, hanya mengukur matrik secara fungsional saja. Hal tersebut dinilai belum lengkap karena tidak mencakup seluruh permasalahan perusahaan sehingga dibutuhkan suatu metode yang bisa menganalisa kinerja perusahaan secara keseluruhan. Pada penelitian ini akan dibahas suatu metode pengukuran kinerja dengan menggunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang dinilai lebih lengkap, sistematis dan lebih terintegrasi. Selain SCOR digunakan juga metode Analytical Hierarchy Proces (AHP). Metode ini bertujuan untuk memberikan bobot pada setiap matriknya sehingga dapat diketahui performance attribute mana yang paling penting dalam menunjang efektifitas supply chain. Dari 38 indikator kinerja yang di ajukan untuk diukur, terdapat 28 KPI yang valid, nilai kinerja tertinggi ada pada proses Make sebesar 20.089, sedangkan nilai terendah adalah Return 9.030 dan hasil rekapitulasi total kinerja SCM adalah sebesar 84,438 (Bagus).