Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MINIMNYA PARTISIPASI REMAJA TERHADAP POSYANDU DI NAGARI ANDALEH: ANTARA KURANGNYA KESADARAN DAN BESARNYA MANFAAT Oyatra Utama Warda; Afifah Hasanah; Alya Nofrika Anggraini; Ferdiansyah Ferdiansyah; Melani Putri; Zahkya Diva Efrina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi remaja dalam Posyandu di Nagari Andaleh masih rendah meski berpotensi meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan tenaga kesehatan. Hasil menunjukkan rendahnya partisipasi dipengaruhi minimnya pengetahuan, kurangnya sosialisasi, citra negatif Posyandu, tidak adanya pelibatan remaja, dan rendahnya dukungan sosial. Posyandu remaja berperan penting dalam edukasi kesehatan, sehingga diperlukan strategi komunikasi efektif dan program sesuai kebutuhan remaja.
Keanekaragaman Arthopoda pada Ekosistem Lamun di bagian Timur Pulau Tarahan, Kabupaten Serang, Banten Mujadida Fa; Nazmi Safina; Tito Setiawan; Retno Purnamasari; Kayla Shalsabila; Afifah Hasanah; Prakas Santoso; Moch Saad
JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kelautan dan Pesisir
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FIPAK, Universitas OSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67240/jkp212025124-134

Abstract

Pulau Tarahan, Banten, memiliki potensi kekayaan ekosistem pesisir, termasuk padang lamun dan berbagai keanekaragaman hayati lainnya. Tetapi informasi ilmiah tentang keanekaragaman Arthropoda dan kondisi lamun di sana masih minim, sehingga peneliti melakukan penelitian tentang informasi keanekaragaman Arthropoda dan kondisi lamun di Pulau Tarahan. Melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kerapatan dan distribusi lamun di area penelitian, hasil penelitian menunjukkan adanya spesies lamun dominan Thalassia Hemprichii dengan skor indeks kesehatan ekosistem lamun (IKEL) sebesar 0,25 yang menunjukkan kondisi sangat buruk akibat rendahnya tutupan dan kepadatan lamun. Indeks keanekaragaman arthropoda Shannon-Wiener (H') sebesar 3,07 menunjukkan keanekaragaman yang tinggi dengan dominasi kelas Gastropoda (15 jenis). Namun, indeks keseragaman (E = 0,11) menunjukkan keanekaragaman spesies yang tidak seragam, berbanding dengan indeks dominansi (D) yang membenarkan dominansi Gastropoda atas kelas lainnya.