Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perlindungan Hukum Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga : Perspektif Hukum Dan Psikologis Baidowi, Ahmad Dahlan
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah serius yang telah mempengaruhi banyak aspek masyarakat, terutama perempuan sebagai korban. Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada perempuan korban KDRT, dengan pendekatan yang menggabungkan perspektif hukum dan psikologis. Melalui telaah mendalam terhadap regulasi hukum yang ada, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas undang-undang dan kebijakan yang bertujuan untuk mencegah, mengatasi, dan memberantas KDRT. Dalam konteks ini, penting untuk menilai peran lembaga peradilan dan penegak hukum dalam menangani kasus KDRT serta identifikasi potensi perbaikan dalam sistem peradilan. Selain itu, penelitian ini juga membahas dampak psikologis yang dialami perempuan korban KDRT. Tinjauan mendalam terhadap aspek psikologis melibatkan analisis mengenai akibat psikologis yang ditimbulkan oleh pengalaman KDRT dan perlunya dukungan psikologis serta kesejahteraan mental dalam proses pemulihan korban. Studi ini mengeksplorasi bagaimana pendekatan hukum dan psikologis dapat saling melengkapi guna memberikan perlindungan yang lebih holistik bagi perempuan korban KDRT. Temuan penelitian ini menggarisbawahi kompleksitas isu KDRT serta tantangan dalam mengintegrasikan pendekatan hukum dan psikologis. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan yang terintegrasi dalam upaya perlindungan terhadap perempuan korban KDRT, yang mencakup tindakan hukum dan dukungan psikologis secara bersamaan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi pemahaman tentang perlindungan hukum dan psikologis bagi perempuan korban KDRT serta pendalaman diskusi mengenai upaya peningkatan perlindungan dan pemulihan bagi korban KDRT.
Perceraian Digital: Peran Media Sosial Dalam Retaknya Rumah Tangga Di Era Teknologi Baidowi, Ahmad Dahlan
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 2 (2025): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas fenomena perceraian digital yang meningkat akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak. Media sosial, yang awalnya dirancang untuk memperkuat hubungan sosial, kini kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan daring, kecemburuan digital, gangguan komunikasi, dan pelanggaran privasi merupakan faktor signifikan dalam retaknya rumah tangga di era digital. Pembahasan ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital dan komunikasi antar pasangan guna mencegah perceraian akibat media sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya peran lembaga konseling keluarga dan edukasi pranikah berbasis digital sebagai bentuk mitigasi sosial.
Perceraian Digital: Peran Media Sosial Dalam Retaknya Rumah Tangga Di Era Teknologi Baidowi, Ahmad Dahlan
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 2 (2025): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas fenomena perceraian digital yang meningkat akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak. Media sosial, yang awalnya dirancang untuk memperkuat hubungan sosial, kini kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan daring, kecemburuan digital, gangguan komunikasi, dan pelanggaran privasi merupakan faktor signifikan dalam retaknya rumah tangga di era digital. Pembahasan ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital dan komunikasi antar pasangan guna mencegah perceraian akibat media sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya peran lembaga konseling keluarga dan edukasi pranikah berbasis digital sebagai bentuk mitigasi sosial.