Hasibuan, Rusman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pokok-Pokok Pemikiran Mu’tazilah Hasibuan, Rusman
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 10 (1975)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Golongan yang tertua dalam perkembangan alam pikiran umat Islam yang mementingkan akal ialah kaum Mu’tazilah, mereka adalah ulama-ulama Islam yang sangat rasionalis. Mereka sebenarnya sangat kritis bukan saja terhadap hadis-hadis Nabi dan cara-cara penafsiran Al-Qur’an, tetapi juga kritis terhadap pengaruh ajaran filsafat Yunani, seperti Aristoteles, neoplatonisme, dsb. meskipun aliran Mu’ytazilah ter-pecah-pecah menjadi 22 golongan, dan dua diantaranya dianggap telah keluar dari Islam, sebagaimana disebut oleh Abdul Qahir Al-Baghdady dalam kitab (al-Farqu bainal Firoq), namun mereka semuanya masih tergantung dalam kelima pokok ajaran mereka, yaitu: I. Tauhid (pengesaan), II. Al-adl (keadilan), III. Wa’ad wal Wa’id (janji dan ancaman), IV. Al manzilah bainal manzilataini (tempat diantara dua tempat), V. Amar Ma’ruf nahi munkar (perintah kebaikan dan melarang kejahatan). Kelima macam ajaran tersenut diatas adalah dasar utama yang harus dipegangi oleh setiap orang yang mengaku dirinya sebagai orang Mu’tazilah, dan hal ini sudah menjadi kesepakatan mereka. Akan tetapi mereka berbeda-beda pendapat dalam soal-soal kecil (perician-perincian), Ketika memperdalam pembahasan kelima prinsip tersebut dan menganalisanya dengan didasarkan atas pikiran-pikiran filsafat Yunani dan lain-lain.