Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODFIKASI TEKSTUR JEPA MELALUI FORMULASI TEPUNG SAGU DENGAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata) Sartia; Sri Wahyuni; Ansharullah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 5 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/gt4jsm95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung labu kuning terhadap karakteristik organoleptik, tekstur, dan komposisi proksimat produk jepa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan formulasi tepung sagu dan tepung labu kuning. Parameter yang dianalisis meliputi uji organoleptik dan analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung labu kuning memberikan pengaruh sangat nyata terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa jepa berdasarkan uji hedonik dan deskriptif. Perlakuan terbaik diperoleh pada formulasi L5 (tepung sagu 50% : tepung labu kuning 50%). Analisis proksimat jepa terpilih menunjukkan kadar air sebesar 27,47%, abu 2,22%, lemak 3,62%, protein 4,27%, dan karbohidrat 62,42%. Hasil ini membuktikan bahwa formulasi tepung sagu 50% dan tepung labu kuning 50% memberikan pengaruh nyata dalam memperbaiki tekstur jepa menjadi lebih lunak. 
Dampak Aksi Bersih Pantai Sebagai Upaya Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Di Kawasan Wisata Rumah Penyu Desa Galeso Sartia; Ramli, Muh.
Macoa : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/macoajurnalpkm.v3i1.271

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir, khususnya sampah plastik, telah menjadi isu serius yang mengancam ekosistem laut dan keberlanjutan lingkungan. Kawasan Wisata Rumah Penyu, yang berfungsi sebagai destinasi wisata edukatif dan konservasi penyu, juga menghadapi tantangan serupa akibat meningkatnya aktivitas wisatawan yang tidak diimbangi dengan pengelolaan sampah yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesadaran masyarakat melalui aksi bersih pantai. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut, dengan melibatkan mahasiswa, masyarakat lokal, pengelola wisata, dan komunitas lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kebersihan pantai, dengan pengumpulan puluhan kilogram sampah plastik sekali pakai, botol, dan sisa makanan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dan pengunjung terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif terhadap kondisi fisik pantai dan habitat penyu, tetapi juga membangun kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Dengan demikian, aksi bersih pantai terbukti menjadi langkah efektif dalam mewujudkan lingkungan pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.