Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan kebidanan bayi baru lahir patologi dengan bayi berat badan lahir rendah Pratiwy D, Ulvy; Suardi, Astuti; Risnawati, Risnawati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1387

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian di berbagai negara terutama pada negara berkembang atau negara dengan sosio-ekonomi rendah. Sedangkan pada tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi BBLR diperkirakan 21% dari seluruh kelahiran di dunia, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7%. Tujuan dari kasus ini mampu melakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir patologi dengan kasus Bayi Berat Lahir Rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan asuhan kebidanan manajemen 7 langkah varney. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir patologi dengan BBLR berjumlah 21 bayi dengan BBLR. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 orang bayi dengan BBLR yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian di dapatkan bahwa bayi Nyonya. N dengan BBLR tidak ditemukan hambatan adapun selama asuhan yang diberikan. Pantauan dilakukan selama 3 hari. Selama dilakukannya asuhan pada bayi didapatkan keadaan umum baik, Suhu 36,7?, pernapasan 44x/menit dan berat badan bayi 2400 gram. Studi kasus ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga Kesehatan dalam meningkatkan kesiapan pada kasus BBLR terutama memantau dan evaluasi berkelanjutan untuk deteksi kemungkinan komplikasi serta penata laksana BBLR.
Implementasi Tele-Midwifery Berbasis Chatbot terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan Susanti, Susanti; Selvia, Selvia; Saputri, Nurul Aini Suria; Pratiwy D, Ulvy; Treasa, Adisty Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4569

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan kebidanan semakin berkembang seiring kebutuhan akan layanan yang mudah diakses dan berkelanjutan. Salah satu inovasi yang digunakan adalah Tele-Midwifery berbasis chatbot yang mampu memberikan edukasi kesehatan secara interaktif. Edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan sangat penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan keselamatan ibu serta janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Tele-Midwifery berbasis chatbot terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Kabupaten X. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test with control group. Sampel penelitian berjumlah 80 ibu hamil yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 40 responden dan kelompok kontrol sebanyak 40 responden. Kelompok intervensi memperoleh edukasi melalui Tele-Midwifery berbasis chatbot, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan edukasi kesehatan secara konvensional. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tanda bahaya kehamilan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah pemberian edukasi berbasis chatbot dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot mampu meningkatkan pemahaman ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan secara efektif. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Tele-Midwifery berbasis chatbot efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Oleh karena itu, penerapan layanan ini direkomendasikan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.