Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas M-Banking Vs Fintech Dalam Pengambilan Keputusan Payment Qris Di Kalangan Mahasiswa Atikah Devi, Eva Nur; Amalia, Rinitia; Hoiruddin; Abrory, Rian
Accounting Student Research Journal Vol 4 No 2 (2025): ASRJ - September 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62108/asrj.v4i2.11539

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah mengubah pola transaksi masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas penggunaan M-Banking QRIS dan Fintech QRIS dalam pengambilan keputusan pembayaran di kalangan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, penelitian ini menganalisis preferensi pengguna berdasarkan aspek keamanan, kemudahan, dan kecepatan transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M-Banking QRIS lebih dipilih karena faktor keamanan dan integrasi dengan rekening bank, sementara Fintech QRIS diminati karena kemudahan akses dan promo yang menarik. Namun, tantangan seperti kemandirian pada jaringan internet dan literasi keuangan yang rendah masih menjadi tantangan. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara penyedia layanan, regulator, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan edukasi dan pengalaman pengguna dalam transaksi digital.
Problematika Transaksi Jual Beli Jambu Air (Studi Kasus di Desa Dharma Camplong) Khorofi, Moh; Nawawi, Imam; Hoiruddin
ABDI MASYARAKAT Vol 1 No 2 (2025): PENGUATAN PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik jual beli jambu air di Desa Dharma, Camplong, Sampang, yang masih menghadapi berbagai kendala. Melalui metode kualitatif berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, ditemukan bahwa petani berada pada posisi tawar yang lemah karena harga sepenuhnya ditentukan tengkulak, akses pasar terbatas, serta belum adanya sistem pemasaran mandiri. Kondisi ini membuat keuntungan tidak terdistribusi secara adil, di mana petani hanya menerima sebagian kecil dari nilai jual sebenarnya di pasar. Dalam perspektif Islam, situasi ini menyentuh aspek keadilan dan kerelaan dalam transaksi. Sebagai solusi praktis, penelitian ini merekomendasikan pembentukan koperasi tani untuk memperkuat posisi petani, penerapan akad jual beli yang lebih transparan, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas akses pemasaran dan meningkatkan kesejahteraan petani.