Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JAMBURA Journal of Architecture

INTEGRASI RUANG PULAU KARAMPUANG DI KABUPATEN MAMUJU Cahyani, Cahyani -; Permata, Nike Dyah; Mustakima, Dui Buana; Nugroho, Isti; Hikmah, Nurul
JAMBURA Journal of Architecture Vol 7, No 1 (2025): JJoA : Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v7i1.31038

Abstract

Karampuang Island is one of the leading marine tourism destinations in Mamuju Regency, possessing significant potential for sustainable tourism development. However, limited road infrastructure and transportation accessibility pose major challenges in spatial integration between Karampuang Island and Mamuju City. This study aims to analyze road space integration in supporting connectivity and sustainable tourism development on Karampuang Island. The research employs a qualitative descriptive approach with spatial planning analysis, transportation infrastructure assessment, and coastal area management policy review. The findings indicate that connectivity between Karampuang Island and Mamuju City remains limited due to inadequate transportation routes and a lack of supporting infrastructure facilities. Enhancing the quality and quantity of land and sea transportation routes, sustainable spatial planning, and integrative policies in coastal area management are essential to improving regional connectivity. Furthermore, the development of environmentally friendly road infrastructure tailored to tourist needs can support the advancement of Karampuang Island as a marine tourism destination that is better integrated with Mamuju City. Thus, optimizing road space integration not only improves accessibility but also contributes to local economic growth and coastal ecosystem sustainability.
Kampung Segitiga Sompilan: Dinamika Ruang dan Kearifan Lokal Munandar, Munarsi; Suhardi, Cahyani; Mustakima, Dui Buana
JAMBURA Journal of Architecture Vol 7, No 2 (2025): JJoA : Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v7i2.34450

Abstract

Urbanisasi yang pesat di Yogyakarta telah mendorong transformasi kampung kota, termasuk Blok Sompilan di Kampung Pogung Kidul, yang kini menghadapi tekanan akibat komersialisasi lahan dan pembangunan infrastruktur kota. Permasalahan penelitian ini adalah menelaah bagaimana konfigurasi spasial Blok Sompilan terbentuk melalui praktik sosial warga serta nilai-nilai lokal yang memengaruhi pola spasialnya. Penelitian ini menganalisis produksi ruang di Blok Sompilan, Yogyakarta, dengan pendekatan teori produksi ruang Henri Lefebvre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blok Sompilan dibentuk oleh jaringan jalan berbentuk segitiga yang mengurung pola hunian organik dimana bagian tengah stabil sedangkan bagian tepi lebih dinamis dengan bangunan  multifungsi Temuan ini menunjukkan bahwa Blok Sompilan tidak tumbuh karena “kekurangan” sistem formal, melainkan merupakan hasil produksi ruang yang kompleks dan adaptif: morfologi organik terbentuk dari pewarisan lahan, pembagian kapling dan pembangunan jalan; adanya ikatan emosional terhadap kampung  mendorong  warga untuk tetap bertahan di tengah urbanisasi. Sehingga mengembangkan praktik sosial seperti ngindung serta sistem kepemilikan lahan bangunan yang tumpang-tindih (hibrid). Sehingga ruang di Sompilan adalah ruang negosiasi terus‑menerus antara kebutuhan ekonomi, nilai kultural, dan intervensi infrastruktur formal, sehingga menghasilkan konfigurasi spasial kampung kota yang dinamis.