Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Misconceptions Among High School Students Regarding The Biological Concepts Of Human Reproduction Salsabilla, Faulina; Melta, Defrian
Bioedunis Journal Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bioedunis.v3i2.13876

Abstract

Understanding biological concepts is essential for integrating nature and technology into daily life. A strong grasp of these concepts enables students to develop and comprehend more advanced ideas. However, students sometimes hold interpretations that differ from scientifically accepted concepts, leading to misconceptions. The aim of this study was to identify whether misconceptions exist among students and to determine which sub-concepts in the reproductive system are most affected. Using the Certainty of Response Index (CRI) method, the study was conducted with 11th-grade students from SMAN 12 Padang. The data revealed that students had misconceptions in several sub-concepts. The highest misconception rate was in the sub-concept of menstruation at 35%, while the lowest was in the sub-concept of gamet formation at 20%. These misconceptions likely arise from students forming their own interpretations based on textbooks and teachers' explanations.Keywords: human reproduction, misconceptions, ovulation, meiosis, menstrual cycle.
EDUKASI PENGENDALIAN VEKTOR TIKUS UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN PADA SISWA SD NEGERI 22 LUBUK MINTURUN, KOTA PADANG Yuniarti, Elsa; Nasty, Intan Feby; Salsabilla, Faulina; Aldi, Muhammad Ridwan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikus merupakan vektor penyakit berbasis lingkungan, khususnya leptospirosis, yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berisiko tinggi pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dapat meningkatkan peluang penularan penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan melalui pengendalian vektor tikus pada siswa SD Negeri 22 Lubuk Minturun, Kota Padang. Penyuluhan dilaksanakan pada 15 November 2025 dengan sasaran 30 siswa kelas V menggunakan metode edukatif-interaktif berbantuan media presentasi PowerPoint. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui post-test untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan kecenderungan perilaku siswa setelah penyuluhan, tanpa menggunakan desain pre-test. Instrumen evaluasi meliputi pertanyaan pengetahuan serta pernyataan sikap dan kebiasaan kebersihan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% siswa berada pada kategori tingkat pengetahuan tinggi setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, hasil post-test menggambarkan kecenderungan perilaku kebersihan yang lebih baik di lingkungan sekolah, seperti kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan kelas, sementara perilaku kebersihan di rumah masih bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan berbasis media interaktif mampu memberikan gambaran positif terhadap pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran sekolah dan keluarga guna memperkuat pembiasaan perilaku sehat.