Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role Of Multicultural Education In Language Attitudes And Politeness Eli, Nur Eliza; Riskha Arfiyanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v12i1.9901

Abstract

Indonesia is a country that is rich in cultural, religious, ethnic andlanguage diversity. With this diversity, there is a demand forunderstanding and appreciation for these differences. One way iswith multicultural education. This study aims to find out how muchthe role of multicultural education in shaping attitudes andpoliteness in language. This research method uses a descriptivequalitative approach with a literature study method taken from thejournals in the Google Scholar database. The results showed thatmulticultural education became a crucial approach in instillingattitudes and politeness in language as a form of respect for thediversity of culture, religion, ethnicity, and race in Indonesia.Multicultural education is integrated in the curriculum in order toform awareness of the importance of politeness in language in thecontext of diversity
Interactive Video Learning Media Based on Canva with a Behaviorist Approach to Enhance Literacy in Elementary Students' Expository Text Learning Nurlaeli, Nisa; Riskha Arfiyanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v12i1.10603

Abstract

This research seeks to evaluate the efficacy of employing Canvabased learning tools, specifically interactive videos, to enhance theexplanatory writing abilities of elementary school pupils through abehaviorism framework. The incorporation of digital technology ineducation is a crucial requirement for addressing the challenges of21st-century learning and specifically enhancing students' literacyabilities. This research employs a qualitative descriptivemethodology with a systematic literature review (SLR) strategy,incorporating the examination of diverse literary sources includingjournals, articles, books, and relevant research papers. The researchrevealed that using Canva-based interactive videos enhancesstudents' comprehension and writing abilities by deliveringeducational content in a more engaging, interactive, andcomprehensible manner. The behaviorism method centered onreinforcement and repetitive practice has proven to be effective inenhancing student motivation and involvement in the learningprocess. Nonetheless, its execution encounters multiple obstacles,such as insufficient technological infrastructure and a deficiency inteacher proficiency in creating digital educational resources.Addressing these challenges, the implementation of Canva-basedinteractive videos offers a creative way to enhance the quality ofexplanatory text education in elementary schools. The findings of thisresearch intend to aid in the creation of more efficient and creativeeducational tools in the digital age.
Respons Mahasiswa Terhadap Media Digital SebagaiSumber Belajar Berpikir Kritis Tazqiah Nuralizza; Riskha Arfiyanti; Mira Nuryanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/075wh864

Abstract

Tekonologi digital saat ini digunakan sebagai penunjang pembelajaran yang kekinian dan sumber potensial dalam pembelajaran. Internet, terutama beragam bentuk media digital, menjadi sumber populer yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respons mahasiswa terhadap pemanfaatan media digital sebagai sumber belajar dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital digunakan mahasiswa sebagai sumber untuk mencari referensi sekait materi perkuliahan dan referensi untuk mengerjakan tugas kuliah. Di samping itu, mahasiswa mengungkapkan dampak negatif dari media digital sebagai sumber belajar di antaranya kemudahan untuk copy paste/ plagiat dan  memunculkan rasa malas berpikir sehingga dapat berpengaruh terhadap melemahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Namun, pada sisi lain media digital juga dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis karena mahasiswa harus memilih dan menentukan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Analisis Dampak Kelas Orang Tua dalam Perkembangan Literasi di PAUD BKB KEMAS FLAMBOYAN Muhammad Arief rahman alhaq; Riskha Arfiyanti; Mira Nuryanti
Journal of Society and Scientific Studies Vol 1 No 2: September 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/scientiva6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program kelas orang tua terhadap perkembangan literasi anak usia dini di lembaga PAUD BKB Kemas Flamboyan. Literasi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak yang perlu ditumbuhkan sejak dini melalui dukungan lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, orang tua, dan anak di salah satu PAUD yang melaksanakan program kelas orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kelas orang tua berkontribusi positif dalam meningkatkan keterlibatan orang tua pada kegiatan literasi di rumah. Anak-anak menunjukkan peningkatan minat membaca, kemampuan mengenal huruf, serta kemauan bercerita setelah orang tua secara rutin menerapkan praktik literasi yang dikenalkan dalam kelas. Selain itu, program ini juga memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan pemahaman orang tua yang belum merata, namun secara keseluruhan program ini memberikan pengaruh signifikan terhadap tumbuhnya lingkungan literat di rumah. Temuan ini merekomendasikan agar kelas orang tua menjadi bagian strategis dalam program PAUD untuk memperkuat fondasi literasi anak usia dini.