Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONDISI INFRASTRUKTUR TERHADAP AKSES INTERNET DESA CIREUNDEU Adzkiya Azizah; Bimo Rahman Fauzan; David Benny Gleneagles; Muhammad Syahid Nashrul Aziz
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi infrastruktur terhadap akses internet di Kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi, yang dikenal sebagai komunitas adat Sunda Wiwitan dengan kearifan lokal berbasis tradisi pangan singkong. Akses internet yang cepat, stabil, dan terjangkau merupakan kebutuhan penting dalam mendukung pendidikan, perekonomian, serta promosi budaya, namun di wilayah adat ini masih terdapat keterbatasan infrastruktur digital. Permasalahan tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan digital (digital divide) antara masyarakat adat dan masyarakat perkotaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilengkapi survei kuantitatif terhadap 40 responden dari berbagai latar belakang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif dengan model Miles, Huberman, dan Saldana. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode, serta member check dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat hanya dapat mengakses layanan internet dari satu penyedia dengan kualitas sinyal yang relatif stabil, sementara operator lain tidak berfungsi optimal. Keterbatasan infrastruktur ini berdampak pada rendahnya pemanfaatan internet dalam pendidikan daring, pemasaran produk UMKM, dan promosi pariwisata berbasis budaya lokal. Meskipun demikian, masyarakat menunjukkan kesiapan sosial yang tinggi, khususnya generasi muda dan pelaku usaha, yang memandang keterampilan digital sebagai kebutuhan mendesak. Dukungan terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi atau lembaga ahli juga mengemuka sebagai harapan bersama. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang inklusif, disertai peningkatan literasi digital, merupakan syarat penting untuk mempersempit kesenjangan digital sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat dan pelestarian identitas budaya Kampung Adat Cireundeu.
EFEKTIVITAS E-MODUL DALAM PEMAHAMAN SISWA SMK TERHADAP IOT Adzkiya Azizah; Rafa Via Syahfutra; Sopi Delantri Mabruroh; Deminshen Wijaya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan e-modul dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi Internet of Things (IoT) pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 32 orang peserta didik kelas XII jurusan Teknik Otomasi Industri di SMK Negeri 4 Bandung. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 butir soal, yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest peserta didik sebesar 45%, yang mengindikasikan tingkat pemahaman awal pada kategori cukup. Setelah dilakukan pembelajaran menggunakan e-modul, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 90% peserta didik berada pada kategori sangat paham dan 10% pada kategori paham. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul berperan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar IoT. Penerapan e-modul sebagai media pembelajaran elektronik terbukti mampu mendukung proses belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik vokasional. Oleh karena itu, e-modul dapat dijadikan sebagai alternatif strategis dalam pengembangan media ajar berbasis digital di era transformasi pendidikan.