Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Kuantifikasi Mikroplastik dari Total Suspended Particulate dengan Metode Berbasis Peralatan Laboratorium Dasar Yudison, Adyati Pradini; Saputra, Gradi Jaya
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Jul-Des 2025
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/1qvhmj09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi dan kuantifikasi mikroplastik di udara kawasan Kampus ITB menggunakan metode dengan peralatan sederhana. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan studi serupa di lokasi yang sama. Sampel partikel dari Total Suspended Particulate (TSP) dikumpulkan selama tujuh hari menggunakan High Volume Sampler (HVS), kemudian dilakukan ekstraksi dengan air ultrapure, dekomposisi organik menggunakan H?O?, dan pemisahan densitas dengan larutan NaI. Identifikasi visual dilakukan untuk mengetahui jumlah partikel, bentuk, dan warna. Hasil identifikasi menunjukkan dominasi fragmen (404,90 partikel/filter) dan fiber (137,99 partikel/filter), dengan konsentrasi 1,3–7,3 partikel/m³. Hasil menunjukkan estimasi jumlah partikel yang sebanding dengan kuantifikasi sampel yang menggunakan µFTIR dan metoda ekstraksi yang serupa. Pendekatan ini terbukti efektif untuk kuantifikasi mikroplastik dalam TSP dengan peralatan sederhana. Penelitian ini memberikan fondasi penting bagi pengembangan riset mikroplastik di Indonesia, khususnya di laboratorium dengan keterbatasan fasilitas analitik mutakhir.
Peran Dinamika Monsun terhadap Konsentrasi PM2.5 selama Peristiwa El Niño 2023–2024 di Asia Tenggara: Sebuah Isu Kesehatan Masyarakat Sari, Putri Nilam; Putri, Ade Suzana Eka; Yudison, Adyati Pradini; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Firdani, Fea
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v18i1.3252

Abstract

Background: El Niño and positive Indian Ocean Dipole (IOD) events can disrupt monsoon circulation and increase air pollution exposure in Southeast Asia, particularly PM2.5, which poses significant public health risks. Objective: This study aimed to analyze PM2.5 exposure during the 2023–2024 El Niño period and assess its potential public health risks in Southeast Asia. Methods: Daily PM2.5 concentrations in major Southeast Asian capitals during the 2023–2024 El Niño period were analyzed to evaluate temporal variability, exceedances of WHO and national standards, and potential transboundary pollution using Spearman correlation analysis. Results: Jakarta and Hanoi showed the highest daily median PM2.5 concentrations, exceeding 100 µg/m3. However, exceedances of WHO and national air quality standards occurred in almost all ASEAN capitals. Strong positive correlations were observed between Yangon and Vientiane (r = 0.753, p < 0.01), Vientiane and Bangkok (r = 0.695, p < 0.01), and Yangon and Bangkok (r = 0.670, p < 0.01), likely due to shared continental and monsoonal influences. In contrast, weaker correlations were found among maritime cities such as Jakarta, Singapore, and Kuala Lumpur because of variable sea–land circulation and tropical convection. Elevated PM2.5 concentrations during El Niño may increase respiratory and cardiovascular health risks. Conclusion: PM2.5 concentrations during the 2023–2024 El Niño period exceeded WHO and national standards in most Southeast Asian capitals, highlighting the need for cross-border mitigation strategies and integrated early warning systems to protect public health.