Allisa Nailun Nisa’
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA LEKSIKAL DAN SIMBOLIK SEBLANG OLEH SARI SEBAGAI MEDIA EKSPRESI BUDAYA MASYARAKAT OSING BANYUWANGI: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK Cicilia Putri Mertin; Seimami Al Hikmah; Adisa Nayunda Putri; Allisa Nailun Nisa’; Kinamin Mutiara Bilkis; Intan Dwi Fibriyanti
ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomer 2 July 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i2.542

Abstract

Tradisi Seblang Olehsari merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya masyarakat Osing di Banyuwangi yang kaya akan simbol dan nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna leksikal dan simbolik dari kostum penari SeblangOlehsari dengan menggunakan pendekatan antropolinguistik. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi visual, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan teori makna leksikal (Kridalaksana), makna simbolik (Clifford Geertz), serta pendekatan antropolinguistik (Duranti). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna leksikal merujuk pada fungsi harfiah elemen kostum, seperti kebaya sebagai penutup tubuh dan omprog sebagai hiasan kepala. Sementara itu, makna simbolik mencerminkan nilai kesucian, spiritualitas, dan perlindungan dari kekuatan tak kasat mata. Kostum seperti jarik batik, selendang, dan kalung manik-manik tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga menjadi representasi identitas kultural masyarakat Osing dalam konteks ritus sakral. Kata kunci: antropolinguistik; makna leksikal; makna simbolik; Seblang Olehsari; masyarakat Osing