Putri Anisa, Andi Meytantry
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Mata Kuliah Mikro Teaching dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Putri Anisa, Andi Meytantry
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 4 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v4i4.72826

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh mata kuliah Mikro Teaching terhadap keterampilan mengajar mahasiswa Pendidikan Khusus. Metode kuantitatif dengan desain korelasional digunakan pada 71 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan korelasi positif signifikan (r = 0,492; p < 0,01) antara mikro teaching dan keterampilan mengajar. Temuan ini mendukung efektivitas mikro teaching dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan kepercayaan diri calon guru. Disimpulkan bahwa mikro teaching berperan penting dalam pengembangan keterampilan mengajar mahasiswa Pendidikan Khusus. Rekomendasi diberikan untuk pengoptimalan metode ini dalam kurikulum pendidikan guru.
Pengaruh Program Terapi Musik Terhadap Kecemasan Anak Tunanetra Dalam Aktivitas Sehari hari Di SLB A YAPTI Putri Anisa, Andi Meytantry
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.72858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program terapi musik terhadap tingkat kecemasan anak tunanetra dalam aktivitas sehari-hari di SLB A-YAPTI. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research) tipe A-B-A. Subjek penelitian adalah seorang anak tunanetra yang menunjukkan gejala kecemasan tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku selama tiga fase: baseline awal, intervensi, dan baseline akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi berupa terapi musik, tingkat kecemasan subjek menurun secara signifikan. Subjek menjadi lebih tenang, mudah diarahkan, dan menunjukkan peningkatan dalam partisipasi aktivitas. Efek positif dari terapi tetap terlihat pada fase setelah intervensi dihentikan, yang menunjukkan adanya dampak residual. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi musik dapat menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang efektif dalam membantu anak tunanetra mengelola kecemasan mereka, sekaligus mendukung pendekatan holistik dalam pendidikan khusus.