Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Larangan Gharar Dalam Transaksi Ekonomi Kontemporer Dalam Perspektif Fiqih Muamalah Dan Hukum Islam Di Indonesia Alamsyah, Ahmad Radi; Atqiya, Fasya Muhammad
Lex Aeterna Law Journal Vol 2 No 2 (2024): Lex Aeterna Law Journal
Publisher : Lex Aeterna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69780/lexaeternalawjournal.v2i2.61

Abstract

Konsep gharar dalam fiqih muamalah merujuk pada ketidakjelasan atau ketidakpastian dalam objek atau syarat transaksi yang dapat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Larangan terhadap gharar bertujuan untuk menjaga keadilan dan mencegah eksploitasi dalam aktivitas ekonomi. Dalam konteks modern, praktik gharar dapat ditemukan dalam berbagai bentuk transaksi, seperti jual beli daring, sistem mystery box, dan kontrak derivatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan larangan gharar dalam transaksi kontemporer serta relevansinya dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, ditemukan bahwa meskipun teknologi memudahkan transaksi, namun juga meningkatkan potensi gharar jika tidak diatur dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam dan regulasi yang komprehensif untuk memastikan transaksi ekonomi berjalan sesuai dengan prinsip syariah.
A ANALISIS KONSEP PROFIT SHARING DAN NISBAH PADA AKAD MUDHARABAH DALAM OPERASIONAL BANK SYARIAH DI ERA DIGITAL : Implementasi Mudharabah pada Bank Syariah di Era Digital Pusvisasari, Lina; Yusuf, Fikri Maulana; Alamsyah, Ahmad Radi
JEDLISH : Journal Of Education and English Language Teaching Vol 5 No 2 (2025): JEDLISH Vol. 5 No. 2 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrak Mudharabah merupakan bagian penting dari produk perbankan syariah yang berlandaskan prinsip pembagian keuntungan. Dalam operasionalnya, bank syariah menerapkan konsep rasio untuk menentukan proporsi keuntungan antara pemilik modal (shahibul mal) dan pengelola usaha (mudharib). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pembagian keuntungan dan rasio dalam kontrak Mudharabah pada operasional perbankan syariah di era digital, dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pembagian keuntungan dan rasio tetap relevan dan adaptif terhadap perkembangan digital, di mana penentuan proporsi keuntungan disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara bank dan nasabah.