Konflik antara gajah dengan manusia terjadi karena banyak habitat yang berubah menjadi lahan perkebunan dan permukiman masyarakat. Sehingga konflik gajah dengan manusia dapat menimbulkan kerugian bagi manusia maupun gajah terus terjadi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah partisipasi masyarakat dalam menanggulangi konflik gajah dengan manusia di Gampong Cot Nuran Kecamatan Keumala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat patisipasi masyarakat dalam menanggulangi konflik gajah dengan manusia di Gampong Cot Nuran Kecamatan Keumala. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Gampong Cot Nuran sebanyak751 jiwa, dengan sampel 42 responden menggunakan teknik purposive sampling.Dengan metode analisis deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam menanggulangi konflik gajah dengan manusia. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada responden berdasarkan delapan tangga partisipasi Arnstein sehingga dapat dikategorikan menjadi 3 tingkatan partisipasi, yaitu tinggi, sedang dan rendah. Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif sederhana. Hasil penenlitian menunjukan partisipasi masyarakat berada pada posisi sedang dan tinggi. Persentase tertinggi berada pada tahan pendelegasian (79,17%) dan kemitraan (73,81%) termasuk dalam kategori tinggi sedangkan persentase terendah berada pada tahapan konsultasi (38,09%) termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat Gampong Cot Nuran ikutserta berpartisipasi dalam menanggulangi konflik gajah dengan manusia di KecamatanKeumala Kabupaten Pidie.Kata Kunci:Partisipasi, Masyarakat, Konflik Gajah