This Author published in this journals
All Journal JURNAL ECONOMINA
Hidayatulla, Alfian
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Relasi Sosial Dalam Pola Bagi Hasil Pertanian Hidayatulla, Alfian
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ECONOMINA, Fabuari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i2.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika relasi sosial yang terbentuk dalam praktik pola bagi hasil pertanian, yang masih menjadi sistem dominan di pedesaan Indonesia dalam mengatur hubungan antara pemilik lahan dan penggarap. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana pola interaksi, negosiasi, dan bentuk solidaritas sosial terbangun dalam mekanisme pembagian hasil pertanian, serta bagaimana relasi tersebut memengaruhi keberlangsungan sistem agraris tradisional di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi untuk menggali pengalaman langsung para pelaku bagi hasil. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik guna menemukan makna di balik hubungan sosial-ekonomi yang terjalin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola bagi hasil tidak hanya berdimensi ekonomi, tetapi juga sarat dengan nilai sosial seperti rasa saling percaya, tanggung jawab, dan ikatan kekerabatan yang memperkuat kohesi sosial masyarakat desa. Namun, dinamika ini tidak lepas dari ketegangan, seperti adanya perbedaan kepentingan dalam proporsi pembagian hasil maupun ketidaksetaraan posisi tawar antara pemilik lahan dan penggarap. Studi ini menegaskan bahwa pola bagi hasil berfungsi ganda sebagai mekanisme ekonomi sekaligus pranata sosial yang menjaga keseimbangan relasi masyarakat agraris, meskipun tetap memerlukan adaptasi terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan kebijakan agraria yang berkembang