This Author published in this journals
All Journal Dialektika
Nur Azmah, Siti Fatimah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS WACANA POLARISASI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN TWITTER (X) PADA PEMILU 2024 Nur Azmah, Siti Fatimah; Boeriswati, Endry; Ansoriyah, Siti
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.46810

Abstract

Polarisasi yang terjadi di media sosial Intagram dan Twitter (X) pada pemilu 2024 mengarah pada pembatasan konten setiap calon. Akan tetapi, polarisasi tidak hanya berbentuk positif, ada yang juga berbentuk negatif. Hal itu terjadi dalam pemilu 2024 yaitu isu-isu dari setiap capres dan cawapres diangkat melalui konten-konten dan ditayangkan dalam bentuk narasi, audio, maupun visual bahkan mengarah pada hoaks. Pola-pola diksi dan narasi yang digunakan dalam media sosial Instagram dan Twitter (X) mampu menggiring opini masyarakat, sehingga penulis tertarik dan merasa perlu untuk melakukan penelitian ini dengan harapan mampu membawa sebuah kebaruan perspektif melalui analisis wacana terhadap polarisasi di media sosial pada pemilu 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan secara faktual dan sistematis mengenai fakta-fakta serta hubungannya dengan fenomena yang diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi content analysis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dua hal, pertama, narasi/teks berita yang digunakan oleh pengguna media sosial Twitter tidak hanya sekadar teks berita, tetapi bernuansa argumentasi dan deskripsi yang menjelaskan isu pemberitaan terhadap pemirsa tentang isu negatif pada pemilu 2024. Kedua, wacana media sosial khususnya Instagram cenderung mengangkat isu-isu kontroversial yang ada di Indonesia.