Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Baitul Maal Wa Tamwil dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bariroh, Arrizqah
Istithmar Vol. 7 No. 1 (2023): Istithmar : Jurnal Studi Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/istithmar.v7i1.205

Abstract

Sektor UMKM memiliki peranan strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Kontribusi yang cukup besar ini menyebabkan UMKM mampu menyerap banyak tenaga kerja. UMKM juga memiliki peranan dalam menyeimbangkan pendapatan secara merata. Namun disisi lain om88 UMKM terkendala dalam hal biaya, manajemen produksi dan pemasaran sehingga UMKM sulit untuk berkembang. Tujuan dari penulisan penelitian ini ialah untuk menganalisis strategi apa yang dapat dilakukan oleh Baitul Maal Wat Tamwil dalam membantu pengembangan UMKM. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan mengembangkan teori dengan melihat realita sosial. Salah satu strategi yang dilakukan oleh BMT dengan metode barbarslot pendampingan lapangan langsung serta memberikan arahan dan motivasi untuk meningkatkan kualitas usaha. Dengan adanya pendampingan tersebut akhirnya UMKM dapat memahami manajemen produksi dan pemasaran yang lebih baik sehingga pendapatan UMKM terus meningkat. https://lamargaritacosalem.com/menu/ https://www.26barsandaband.com/videos/  
ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF IMPULSIVE BUYING PADA EVENT TANGGAL KEMBAR E-COMMERCE SHOPEE (Studi Pada Wali Murid Lembaga Bimbingan Belajar AHE Lamongan) Bariroh, Arrizqah
OPORTUNITAS: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Kewirausahaan dan Koperasi Vol 6 No 02 (2025): OPORTUNITAS : Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Kewirausahaan, dan Koperasi
Publisher : Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap kehidupan manusia, Dalam era digital teknologi dan internet yang semakin berkembang jauh menjadikan perilaku konsumtif di kalangan masyarakat mengalami kenaikan yang drastis. Kemudahan teknologi dan internet ini kemudian melahirkan situs belanja online yang biasa dikenal dengan nama E-Commerce atau electronic commerce. Kemudahan yang ditawarkan dengan adanya E-Commerce membantu masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan hidupnya, seperti kebutuhan sekunder, primer dan bahkan kebutuhan tersier.Namun terlepas dari dampak positif yang dirasakan, perilaku masyarakat cenderung menjadi lebih konsumtif. Tanpa disadari mereka banyak membelanjakan banyak uang hanya untuk membeli barang yang tidak terlalu diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mendorong perilaku konsumtif dikalangan masyarakat semakin meningkat setiap harinya. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan literature review. Metode penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai atau diperoleh dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Subyek dari penelitian ini ialah 10 wali murid milenial yang menggunakan aplikasi shopee untuk memenuhi gaya hidup mereka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menjaring 10 wali murid aktif yang telah menjawab beberapa pertanyaan melalui gform dan memenuhi kriteria, lalu dilanjutkan dengan metode wawancara semi terstruktur melalui aplikasi WhatsApp dengan pertanyaan yang diajukan berfokus pada pengalaman mereka selama event tanggal kembar. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktpr yang memengaruhi perilaku konsumtif Impulsive Buying diantaranya adalah promosi dan diskon, kemudahan akses, tampilan produk dan iklan, gratis ongkir dan keterlibatan emosi. Kata Kunci: Perilaku Konsumtif; Impulsive Buying; Event Tanggal Kembar; E-Commerce.
Sharia global trade and sustainable economic growth: A narrative review of justice principles and ethical business Kholis, Nur; Bariroh, Arrizqah
Journal of Economics and Business Letters Vol. 5 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/jebl.v5i6.659

Abstract

This study seeks to combine and assess the current body of work on the integration of Shariah principles into international trade and their potential contribution to sustainable economic growth. Utilizing a narrative review approach, this study synthesizes academic papers, books, policy documents, and case studies published between 2018 and 2025. A thematic analysis was conducted to explore the correlation between Shariah principles and such as justice (al-ʿadl), transparency (al-shafāfiyyah), the prohibition of riba, gharar, and maysir, and compliance with halal and thayyib standards—and the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 8 (inclusive growth), SDG 10 (reduced inequalities), SDG 12 (responsible consumption and production), and SDG 16 (peace, justice, and strong institutions). The findings indicate significant opportunities in the expanding halal market, innovations in blockchain halal supply chains, and the standardization of cross-border halal certification. Furthermore, examples from the Islamic Development Bank (IsDB) and Nestlé demonstrate that Shariah-compliant practices can improve fairness, market access, and social welfare while also highlighting challenges such as regulatory fragmentation, limited global awareness of Islamic economics, and infrastructure shortcomings. This study contributes to the creation of an integrated framework linking Shariah economic principles with SDG goals in international trade policy, providing a conceptual guide for policymakers, trade organizations, and multinational companies. Future research should focus on sector-specific empirical applications, develop quantitative models to evaluate the effects of Shariah-compliant trade on sustainable development outcomes, and investigate technological innovations to align Islamic economic ethics with global sustainability objectives.