Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikitnya 90 mmHg. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan terjadinya gangguan pada berbagai organ tubuh misalnya stroke, gagal ginjal, penyakit jantung coroner dan gagal jantung kongestif. Penatalaksanaan yang dilakukan yaitu dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi adalah pemberian air perasan daun cincau hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air perasan daun cincau hijau terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pretest posttest without control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang ada di Dusun Banurejo, sebanyak 60 orang. Sampel pada penelitian ini sejumlah 18 orang penderita hipertensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling yaitu Purposive Sampling. Cara pengumpulan data dengan melakukan pendataan dan pengukuran tekanan darah (menggunakan alat sphygmomanometer, stetoskop dan lembar observasi) kepada responden. Bahan yang digunakan untuk intervensi adalah air perasan daun cincau hijau. Uji statistik menggunakan Paired T-test . Hasil uji didapatkan p-value 0,000 (<0,05) maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh pemberian air perasan daun cincau hijau terhadap penurunan tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian, perawat diharapkan memberikan pendidikan kesehatan, sebagai intervensi untuk mengatasi masalah hipertensi dengan pemberian air perasan daun cincau hijau yang secara nyata dapat menurunkan tekanan darah secara berkesinambungan tanpa efek samping yang bermakna.