This Author published in this journals
All Journal TECHNOLOGIC
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS WASTE MATERIAL MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS PADA PEKERJAAN CONCRETE BARRIER Silaban, Merdy Evalina; Pamungkas, Amir Hamzah
Technologic Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i2.363

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis limbah material dalam konteks pekerjaan konstruksi concrete barrier menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Konstruksi concrete barrier merupakan proyek konstruksi yang memerlukan sumber daya material yang signifikan, dan manajemen limbah material yang efisien menjadi semakin penting dalam upaya mengurangi dampak lingkungan dan biaya proyek. Dalam penelitian ini, mengidentifikasi potensi penyebab terjadinya pemborosan dan penumpukan limbah material dalam proses konstruksi concrete barrier. Metode FTA digunakan untuk memodelkan penyebab utama pemborosan dan penumpukan limbah material dalam pekerjaan konstruksi concrete barrier. Hasil analisis FTA membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi efisiensi penggunaan material dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat untuk mengurangi limbah material. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dampak lingkungan dan ekonomi dari pemborosan material dalam konstruksi concrete barrier. Adapun jenis material yang diiteliti pada Proyek Pelebaran Jalan Tol Cikande Serang Timur adalah besi tulangan D13, dan besi tulangan D16. Faktor penyebab terjadinya sisa material disebebkan oleh faktor desain, perhitungan, manajemen, dan pelaksanaan. Hasil perhitungan biaya sisa material besi tulangan D13 Rp. 0 dengan sisa material 0% karena sisa material lebih dari 1 meter, jadi untuk sisa materialnya bisa dipake di pekerjaan struktur lain dan besi tulangan D16 Rp. 3,528,835,20 dengan sisa material 2,65%. Dari hasil tersebut biaya sisa material terbesar adalah besi tulangan D16 dan biaya sisa material terkecil adalah besi tulangan D13