Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGUATAN HABITUS MODERASI KEAGAMAAN MELALUI TRANSFORMASI ASWAJA BERBASIS PESANTREN: Strategy For Strengthening Religious Moderation Habitus Through Aswaja Transformation Based On Islamic Boarding School subekti, yusuf agung; Muhammad Faishal Haq
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/03zm7e92

Abstract

This study aims to identify strategies for strengthening religious identity through the transformation of Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) in Islamic boarding school-based institutions. A library research method with thematic analysis of recent scholarly sources was employed. The findings reveal five key components of effective strategies: integrating Aswaja values into the syllabus, interactive and applicative learning, kyai and teacher leadership as role models, authentic evaluation based on moderation competencies, and continuous policy and teacher training support. These strategies enhance Aswaja identity awareness and foster inclusive religious engagement, enabling pesantren to remain adaptive to contemporary challenges while preserving Islamic scholarly traditions  
Peningkatan Kesadaran Anti Perundungan pada Remaja Melalui Seminar “Santri Keren Tanpa Bully” Badrus Anadza Salam A.; Fidya Putri Anggraini; Muhammad Faishal Haq
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ngabekti: Edisi Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/yck2ce55

Abstract

Abstract Bahrul Ulum Islamic Boarding School in Tajinan Malang has male and female students, the majority of whom are aged 12-18 years. The students have different family and aregional backgrounds. There social lift mast be carried out away from parental supervision. The interaction that occur require a strong filter so that bullying dose not occur in Islamic boarding schools. All parties are aware of the importance of socialization as a means of providing students with knowledge and a filter to prevent bullying in Islamic boarding schools. This event activity also an effort made to create a child-friendly Islamic boarding school. That comfortable and fun Islamic boarding scool for students to study. this socialization activity also received support from all Islamic boarding school residents who attended and participated in making the event and adminidtrasion by asking questions to the presenters. This is a from of active and interracitive response and students attention when gaining knowledge about students awareness of anti-bullying actions. Keywords: Islamic Boarding School, Teenager, Anti Bulliying. Abstrak Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tajinan memiliki santri putra dan putri yang mayoritas berusia 12-18 tahun. Para santri memiliki latar belakang keluarga dan daerah yang berbeda-beda. Kehidupan sosial mereka harus dilakukan dengan jauh dari pantauan orang tua. Interaksi yang terjadi memerlukan filter yang kuat supaya tidak terjadi bullying di pesantren. Seluruh pihak menyadari pentingnya sosialisasi sebagai bekal pengetahuan santri dan filter untuk tidak melakukan bullying di pesantren. Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pesantren ramah anak. Pesantren yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar para santri. Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat dukungan dari seluruh warga pesantren yang hadir dan ikut serta dalam mensukseskan acara tersebut. Adanya kegiatan sosialisasi juga mendapat antusiasme yang tinggi dari para santri serta para pengurus dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pemateri. Hal tersebut merupakan wujud respon yang aktif dan interaktif serta perhatian santri ketika mendapatkan pengetahuan mengenai kesadaran santri terhadap tindakan anti bullying. Kata kunci: Pondok Pesantren, Remaja, Anti Perundungan.