Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOS Aminurasid; Andry Handoko
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i1.614

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan instrumen krusial pemerintah dalam memastikan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, efektivitas dan akuntabilitas pengelolaannya kerap menjadi sorotan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komite Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Permata Hati Kota Tebing Tinggi dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana BOS. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, anggota komite sekolah, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen keuangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komite SD IT Permata Hati Kota Tebing Tinggi berkontribusi signifikan dalam beberapa aspek: perencanaan anggaran melalui masukan dan persetujuan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS); pengawasan pelaksanaan anggaran dengan memantau realisasi program dan penggunaan dana; serta pelaporan melalui evaluasi laporan pertanggungjawaban dana BOS. Kontribusi ini terwujud dalam bentuk transparansi informasi, partisipasi aktif dalam musyawarah, dan fungsi kontrol yang konstruktif. Keberadaan komite yang aktif dan independen terbukti mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan dana dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekolah. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman anggota komite tentang regulasi BOS yang kompleks, serta upaya menjaga independensi komite dari intervensi internal sekolah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas anggota komite melalui pelatihan berkelanjutan dan penguatan mekanisme komunikasi yang transparan antara sekolah dan komite untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan dana BOS yang optimal.
Perspektif Manajemen Sistem Sekolah dalam Implementasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis TIK Aminurasid; Andry Handoko
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i3.628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali perspektif manajemen sekolah (Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Koordinator Kurikulum) mengenai kesiapan infrastruktur dan dukungan sistem sekolah dalam implementasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SD dan SMP Permata Hati, Tebing Tinggi. Implementasi TIK adalah kunci dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pengajaran bahasa, namun kesuksesannya sangat bergantung pada dukungan manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal terintegrasi (integrated single case study) yang melibatkan tiga tingkatan manajemen dari SD dan SMP Permata Hati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi fasilitas TIK, dan analisis dokumen (Rencana Kerja Sekolah/RKS, kebijakan penggunaan TIK, dan catatan pelatihan guru). Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi manajemen dalam tiga domain: pengadaan infrastruktur, pengembangan kebijakan penggunaan, dan peningkatan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD dan SMP Permata Hati memiliki komitmen yang kuat, namun menghadapi tantangan utama: (1) Keberlanjutan Pemeliharaan Infrastruktur dan upgrade perangkat keras; (2) Kesenjangan antara Kebijakan Purchase dan Pedagogy (fokus pengadaan perangkat vs. integrasi kurikulum); dan (3) Keterbatasan Pelatihan Guru Bahasa Inggris dalam integrasi Digital Pedagogy spesifik. Disimpulkan bahwa kesiapan infrastruktur telah memadai, tetapi manajemen perlu menggeser fokus dari ad-hoc support menjadi pendekatan sistematis dan berkelanjutan yang mengutamakan integrasi kurikulum dan pengembangan profesional guru.