Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFFECTIVENESS OF THE ADMINISTRATIVE SERVICES OF THE SIDOARJO PUBLIC SERVICE SYSTEM (SIPRAJA) IN HANDLING DIGITAL-BASED CORRESPONDENCE FOR VILLAGE COMMUNITIES Azzahra, Naura Salsabila Neisya; Agustina, Isna Fitria
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 2 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i2.561

Abstract

Objective: This study aims to analyze and describe the effectiveness of the Sidoarjo Public Service System (SIPRAJA) in improving the quality of administrative services, particularly correspondence at the village level, specifically in Larangan Village, Candi District, Sidoarjo Regency. Method: The approach used is a qualitative method with descriptive data collection through interviews, observations, and literature studies, with success indicators based on Sutrisno's theory of effectiveness, including program understanding, target accuracy, timeliness, achievement of objectives, and real change. Results: The results of the study show that SIPRAJA is generally effective in accelerating administrative processes and facilitating access to community services, as well as providing direct benefits and positive changes in public services. However, there are obstacles such as low digital literacy, which affects the level of understanding and use of this system. Novelty: The focus of this research lies in its specific focus on handling correspondence at the village level and in-depth analysis based on comprehensive effectiveness indicators. The conclusion shows that although SIPRAJA has been running effectively, increased socialization and digital education are urgently needed so that its benefits can be felt more evenly and optimally.
Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat Azzahra, Naura Salsabila Neisya; Agustina, Isna Fitria
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i4.7167

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Bagaimana Peran Masyarakat Dalam Melaksanakan Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Budidaya Ikan Lele Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Deskriptif Kualitatif Dengan Pengumpulan Data Melalui Wawancara, Observasi, Dan Studi Literatur, Serta Analisis Menggunakan Metode Miles Dan Huberman. Teori Yang Digunakan Menggunakan Teori Oakley (1991) Yang Mencakup Lima Indikator Yaitu Kontribusi, Pengorganisasian, Peran Dan Aksi Masyarakat, Motivasi Masyarakat, Dan Tanggung Jawab. Hasil Menunjukkan Partisipasi Masyarakat Desa Larangan Dalam Program Ketahanan Pangan Budidaya Ikan Lele Mencerminkan Tingkat Keterlibatan Yang Cukup Baik, Meskipun Belum Merata Di Seluruh Desa. Indikator Kontribusi, Masyarakat Berperan Aktif Dengan Memberikan Tenaga, Ide, Dan Kerja Sama Dengan Pemerintah Desa, Yang Telah Membantu Meningkatkan Kesuksesan Program Meskipun Partisipasi Telah Menurun Sedikit Seiring Berjalannya Waktu. Indikator Perorganisasian, Keberadaan Pokmas Sangat Membantu Dalam Mengatur Kegiatan, Membagi Tugas, Dan Menjaga Komunikasi Yang Baik Sehingga Program Dapat Berjalan Dengan Terarah Dan Transparan. Indikator Peran Dan Aksi Masyarakat, Terlihat Bahwa Keterlibatan Warga Masih Terbatas Dan Menurun, Hanya Beberapa Kelompok Masyarakat Yang Masih Aktif Salah Satunya Rw 8 Dan Rw 9. Namun, Meski Menghadapi Beberapa Kendala, Sebagian Masyarakat Tetap Bersemangat Dalam Melakukan Kegiatan Dan Terus Berinovasi Memperbaiki Budidaya Tersebut Agar Dapat Berlanjut. Indikator Motivasi Masyarakat Untuk Berpartisipasi Tidak Hanya Karena Faktor Ekonomi, Tetapi Juga Rasa Tanggung Jawab, Semangat Belajar, Dan Kesadaran Pentingnya Menjaga Ketahanan Pangan, Ini Menjadi Faktor Penting Bagi Keberlanjutan Program. Indikator Tanggung Jawab, Masyarakat Menunjukkan Kepedulian Dengan Mengelola Budidaya Secara Mandiri Dan Memanfaatkan Hasilnya Untuk Kebutuhan Mereka Sendiri, Ini Mencerminkan Rasa Memilki Dan Komitmen Mereka Terhadap Program.