Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan implementasi pembuatan kuesioner digital berbasis jotform bagi mahasiswa-anak kos Tafonao, Yunita; Merlin Waruwu; Efen R. Lase; Yasminar Amaerita Telaumbanua
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.28216

Abstract

Pelatihan pembuatan kuesioner digital berbasis JotForm bagi mahasiswa anak kos dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital dan keterampilan teknis dalam pembuatan instrumen penelitian di kalangan mahasiswa dengan keterbatasan akses teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa anak kos dalam membuat, mendesain, dan mendistribusikan kuesioner digital secara mandiri untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode praktik langsung (learning by doing) dan partisipatif, melibatkan 10 peserta terpilih. Evaluasi dilakukan melalui catatan lapangan, lembar observasi, dan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta; seluruh peserta memahami langkah-langkah pembuatan kuesioner digital, mampu mengoperasikan JotForm, dan 90% peserta dapat membuat kuesioner secara mandiri. Mayoritas aktivitas praktik peserta dinilai Sempurna, Sangat Baik, dan Baik, tanpa ada aktivitas yang dinilai Kurang, sedangkan tantangan teknis seperti kendala perangkat dan koneksi internet dapat diatasi melalui kerja sama dan pendampingan tutor. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kompetensi mahasiswa anak kos, serta memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi kesenjangan digital di lingkungan pendidikan tinggi.
An Analysis Of EFL Students’ Difficulties In Speech Perception: A Qualitative Study On Misheard Minimal Pairs Waruwu, Puspa Triyani; Tafonao, Yunita; Waruwu, Merlin; Gulo, Arniwati; Harefa, Afore Tahir
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 6 No. 1 (2026): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/j-lelc.2026.27015

Abstract

Perception of speech is a fundamental skill in EFL learning that is very challenging for Indonesian learners due to the limitations of their L1 vocal system. Although previous studies have mostly used quantitative accuracy measurements, qualitative exploration of authentic experiences in the classroom is still limited, especially for university-level EFL students in the context of psycholinguistics. This study investigates the difficulties of fifth-semester English Education students at Nias University in perceiving minimal vowel pairs through a descriptive qualitative design. Data from 15 purposive sampling participants were collected through a minimal pairs listening test (20 items), semi-structured interviews, and classroom observations. The results show the highest error rates of 87% for /ɪ/–/iː/ (ship-sheep) and 80% for /ʊ/–/uː/ (full-fool), caused by the Indonesian vowel system, which has only five monophthongs without length/tension contrast. Internal factors included L1 phonological interference and cognitive load, while external factors included poor classroom audio quality and environmental noise. Students relied more on context-based top-down strategies than bottom-up phonetic analysis. These findings reveal patterns of vowel perception difficulties characteristic of Indonesian EFL in an authentic learning context.