This study investigates how Pinkflash, a cosmetic brand, builds personal branding through its TikTok account, @Pinkflash.live. It aims to identify key factors that make the content engaging and relevant to TikTok users. Using a qualitative approach and case study method, the research gathers data through in-depth interviews with content creators, their audience, and academic experts, as well as analyzing the @Pinkflash.live account. The results show that Pinkflash’s personal branding is effective due to its focus on affordable, youth- oriented products that appeal to teenagers, particularly those in middle and high school. The brand’s TikTok content emphasizes the use of cosmetics tailored for younger audiences, fostering a positive perception of the brand. Despite the success, Pinkflash faces challenges and competition in the growing cosmetic industry. This study highlights the importance of a strong personal branding strategy, focusing on core values, product attributes, benefits, and brand personality, to create deeper connections with the target audience. By implementing these strategies, Pinkflash can enhance its brand positioning and better navigate the competitive digital landscape. Perkembangan teknologi digital telah mengubah dunia bisnis, khususnya e-commerce, yang memicu persaingan ketat antar perusahaan. Untuk menarik perhatian konsumen, perusahaan harus memiliki strategi pemasaran yang mumpuni. Salah satu brand kosmetik yang berkembang pesat di media sosial adalah Pinkflash. Penelitian ini membahas bagaimana Pinkflash membangun personal branding di akun TikTok @Pinkflash.live. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat konten menarik dan relevan bagi pengguna TikTok. Menggunakan teori komunikasi massa dan digital, penelitian ini juga membahas konsep personal branding, aplikasi TikTok, content creator, dan brand Pinkflash. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan content creator @Pinkflash.live, audiens, dan dosen ahli sebagai narasumber. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan analisis konten dari akun TikTok tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang diterapkan melalui produk khas dan harga terjangkau menarik perhatian remaja. Video TikTok yang diunggah menekankan penggunaan kosmetik untuk remaja. Penelitian ini menyoroti pentingnya strategi personal branding yang mendalam untuk meningkatkan daya tarik audiens terhadap brand.