Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementation Of The Scor Digital Standard Method In The Cijurey Dam Package 1 Project Apriyadi, Teddi; Patra, Oviyan; Suryana, Hendy; Nugraha, Evan
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 3 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i3.1084

Abstract

Abstract Dam construction projects face various challenges in supply chain management that can affect the success of the project. This study aims to analyze the implementation of the SCOR Digital Standard (DS) method in improving supply chain performance in the Cijurey Dam Package 1 Project. The research method uses qualitative and quantitative approaches by implementing SCOR Racetrack including the Engage, Define, Analyze, Plan, and Launch stages. The results showed that the baseline performance of RL.2.6 Delivery Performance to Commit Date only reached 73.33% of the target of 90%, Inventory Turnover (ITO) <1.1 times/year of the target ?2 times/year, and Days of Inventory (DOI) reached ±250 days exceeding the maximum target of 180 days. The root of the problem is identified through the 5 Why Analysis and Fishbone Diagram, namely the absence of consignment inventory and regular reconciliation meetings with vendors. The recommended improvement strategies include four improvement projects: Procurement Terms & Conditions Review, Freight Carrier Delivery Performance Evaluation, Regular Reconciliation Meetings, and Consignment Inventory. The implementation of this strategy is projected to increase RL.2.6 to ?90%, reduce the DOI to ?180 days, increase ITO to ?2 times/year, with financial benefits reaching Rp1.29 billion per year.
Implementasi Metode Scor Digital Standard di Proyek Bendungan Cijurey Paket 1 Apriyadi, Teddi; Patra, Oviyan; Suryana, Hendy; Nugraha, Evan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7022

Abstract

Pembangunan bendungan merupakan proyek infrastruktur strategis yang memiliki manfaat besar bagi pengendalian banjir, penyediaan air baku, irigasi, serta energi listrik. Namun, proyek konstruksi bendungan memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan rentan terhadap berbagai risiko rantai pasok, seperti keterlambatan pengiriman material, fluktuasi harga, kualitas material yang tidak sesuai, serta kendala komunikasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerja rantai pasok pada Proyek Bendungan Cijurey Paket 1 melalui implementasi metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) Digital Standard. Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan analisis kuantitatif untuk mengukur kinerja rantai pasok pada indikator RL.2.6, RL.3.15, RL.3.16, Inventory Turnover (ITO), dan Days of Inventory (DOI), serta analisis kualitatif untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan menggunakan metode 5 Why dan Fishbone Diagram. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa skor komposit kinerja rantai pasok berada pada tingkat 62,4% atau kategori “cukup”, dengan kelemahan utama pada aspek keandalan pengiriman dan biaya rantai pasok. Melalui rancangan strategi perbaikan berbasis SCOR Racetrack, House of Risk (HOR), serta simulasi Monte Carlo, penelitian ini menyajikan rekomendasi mitigasi risiko yang dapat meningkatkan keandalan, efisiensi, dan efektivitas rantai pasok proyek. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperluas penerapan SCOR DS dalam konteks proyek konstruksi, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi manajer proyek dan pemangku kepentingan dalam mengelola risiko rantai pasok pada proyek infrastruktur skala besar.
Analisis Peran Stakeholder dalam Penerapan Praktik Konstruksi Berkelanjutan untuk Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Apriyadi, Teddi; Wibowo, Kartono; Niam, Moh. Faiqun
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5242

Abstract

Perubahan iklim menuntut sektor konstruksi untuk bertransformasi menuju praktik rendah karbon dan infrastruktur berketahanan iklim. PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai BUMN karya yang terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional menghadapi tekanan untuk mengintegrasikan konstruksi berkelanjutan sekaligus menjaga daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penerapan Praktik Konstruksi Berkelanjutan terhadap Keberhasilan Proyek Berkelanjutan, menilai pengaruhnya terhadap Keterlibatan Stakeholder Internal, menguji pengaruh Keterlibatan Stakeholder Internal terhadap Keberhasilan Proyek Berkelanjutan, serta menganalisis peran mediasi Keterlibatan Stakeholder Internal dalam hubungan antara Praktik Konstruksi Berkelanjutan dan Keberhasilan Proyek Berkelanjutan di PT Brantas Abipraya (Persero). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 242 stakeholder internal yang terdiri atas manajemen, kontraktor pelaksana internal, konsultan internal, dan staf teknis yang terlibat langsung dalam proyek konstruksi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Praktik Konstruksi Berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Proyek Berkelanjutan serta terhadap Keterlibatan Stakeholder Internal. Keterlibatan Stakeholder Internal juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Proyek Berkelanjutan, sekaligus berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara Praktik Konstruksi Berkelanjutan dan Keberhasilan Proyek Berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan proyek berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan sistem manajemen berbasis keberlanjutan, tetapi sangat bergantung pada tingkat keterlibatan, koordinasi, dan komitmen stakeholder internal dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam proses manajemen proyek di PT Brantas Abipraya (Persero).