Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Iklim Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa: Kajian Pustaka Kuantitatif Esti Wati; Donna Boedi Maritasari; Atina Alawiyah; Rehanun
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v4i2.409

Abstract

This study examines the effect of school climate on student learning motivation through a quantitative literature review approach. The quality of education is influenced by non-academic factors, one of which is school climate, which includes students' perceptions of teacher support, relationships between students, fairness, safety, and academic expectations, all of which can foster students' enthusiasm for learning and participation. Student motivation is a key driver of engagement and effectiveness in learning, and students with high motivation tend to have high achievement. The results of the two studies reviewed show a significant positive influence between school climate and student learning motivation. A conducive, supportive and positive school climate can foster intrinsic motivation and increase students' self-efficacy, while motivated students will contribute to a more dynamic and productive school atmosphere. Thus, creating a positive school environment is crucial to improving students' learning motivation and the overall quality of education.
Meningkatkan Kesadaran Siswa/I Dalam Pengolahan Sampah Organik dan Non-Organik di SDN 6 Masbagik Utara Yuhanil Arini; Baiq Rizki Hidayati; Esti Wati; Fatimaturroyyan; Siska Aprianti; Titin Septiani
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2941

Abstract

Sampah diartikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia. Di lingkungan sosial masyarakat, untuk mempermudah penguraian, umunya sampah dikelompokkan menjadi dua bagian sederana; yaitu sampah organik dan sampah anorganik. dibutuhkan pengelolaan sampah yang untuk mengurangi kemungkinan dampak positif dam negatif ke lingkungan. Nilai ekonomis dikelompokkan dalam dampak positif, sedangkan, sumber bau dan kluster penyakit masuk dalam kelompok negatif. Pengetahuan tentang pemisahan sampah untuk mengurangi timbulnya pencemaran lingkungan, akan lebih baik jika diketahui atau dipahami sejak anak-anak. Sampah menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh hampir semua negara di belahan dunia, salah satunya adalah negara Indonesia. Pertumbuhan jumlah penduduk yang setiap harinya bertambah menyebabkan timbunan sampah yang dihasilkan setiap harinya juga semakin banyak. Sampah organik maupun non organik yang tidak diolah secara optimal akan memberikan pencemaran terhadap lingkungan dan dampak negatif lainnya terhadap kesehatan manusia. Pengelolaan sampah yang efisien dan optimal dapat dimulai dari tingkat siswa/i sekolah dasar salah satunya adalah di SDN 6 Masbagik Utara, Desa Batuiting, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pengelolaan sampah berupa pembuatan Bak Sampak Organik dan Non-Organik. Melalui kegiatan pengelolaan sampah semenjak usia dini juga diharapkan dapat memberikan edukasi semenjak dini mengenai pemilahan sampah yang baik dan benar.