Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode TOPSIS untuk Meningkatkan Objektivitas Sistem Pendukung Keputusan dalam Pemilihan Pegawai Teladan Sembiring, Elisabet Br; Tambunan, Esaday Gavinella Br; Siagian, Indah Enjelyna; Sembiring, Rafael Dekanta Yosafat; Ginting, Dewi Yohana br; Ginting, Lastri Marsely Br
Jurnal Sains dan Teknologi Informasi Vol 4 No 4 (2025): September 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jussi.v4i4.8448

Abstract

The selection of exemplary employees is an essential effort for organizations to improve performance, motivation, and work discipline. However, determining exemplary employees often encounters challenges due to subjectivity in the assessment process, which may result in decisions that do not fully reflect actual performance. To address this issue, a decision support system (DSS) is required to assist management in conducting evaluations objectively, systematically, and transparently. This study applies the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method, which measures the relative closeness of each alternative to the positive ideal solution and the negative ideal solution. The evaluation criteria include discipline, responsibility, communication, initiative, and job mastery. The calculation stages consist of decision matrix normalization, weighted matrix formation, determination of ideal solutions, and preference value calculation to obtain employee rankings. The results indicate that the TOPSIS method produces consistent and fair outcomes in determining exemplary employees. From the ranking table, it is shown that the highest preference value of 0.6511 was obtained by alternative V8, namely Dermansyah, who is therefore concluded to be the most suitable candidate for the exemplary employee award. Thus, this research provides a practical contribution to organizations by offering an efficient and accurate decision-making tool that minimizes subjectivity. In the future, this system can be further developed by integrating additional methods or web-based technology to enhance accessibility and applicability in various organizational contexts.
Sistem Informasi Penerima Bansos Pendidikan Perangin-Angin, Seri Malemna Br; Ginting, Dewi Yohana Br; Surbakti, Asprina Br
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 3 (2025): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i3.437

Abstract

Penduduk desa tanjung barus Sebagian besar masih tergolong ke bagian mengengah kebawah sehingga dengan kodisi seperti ini bantuan sosial tentu sangat dibutuhkan, dalam hal ini bantuan yang diberikan sangat membantu, terlebih guna menguragi angka putus sekolah akibat kendala ekonomi. Di desa tanjung barus, proses pendataan calon penerima bansos sering kali masih dilakukan secara manual, menggunakan kertas dan pencatatan melalui Microsoft Excel tentu dalam hal ini sangat tidak efektif. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pendataan yang berbasis web guna meningkatkan proses pendataan yang dapat dilakukan secara cepat, efesien, dan akurat. Sistem ini dibagun dengan mengunakan bahasa pemerograman PHP dan database dan management system MySQL. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Penerima Bantuan Sosial Pendidikan yang mampu mendukung proses pengelolaan data penerima bantuan secara efektif, efisien, dan transparan. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Menganalisis kebutuhan sistem dalam proses pendataan, seleksi, dan penyaluran bantuan sosial pendidikan agar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Merancang sistem informasi yang dapat mengelola data siswa penerima bansos secara terstruktur, akurat, dan mudah diakses oleh pihak terkait. Meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial pendidikan dengan meminimalkan kesalahan pendataan dan subjektivitas dalam penentuan penerima. Mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan sosial pendidikan melalui penyajian laporan dan informasi yang jelas. Mempermudah proses monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan sosial pendidikan oleh pihak sekolah atau instansi terkait. Mengurangi waktu dan biaya operasional dalam pengelolaan data bantuan sosial pendidikan dibandingkan dengan sistem manual.