Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ONLINE Cindy Atika Zulaeka; Destina Rina Susanti; Fitri Novia Maharani; Trias Pangesti; Aris Prio Agus Santoso
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat memudahkan kita untuk mengakses berbagai hal menggunakan internet, salah satunya yaitu berbelanja online di platform e-comerce. Perkembangan ini memberikan dampak positif dan dampak negatif. Seperti memajukan perekonomian, serta bagaimanakah peran hukum terhadap melindungi konsumen online. Dalam peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan konsumen dalam dunia e-comerce. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, masyarakyat cenderung menganggap belanja online sebagai bagian yang penting dan semakin terintegrasi dalam gaya hidup modern. Dan berdasarkan aturan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999, dan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang perlindungan konsumen dan perlindungan data pribadi.
Detak Jantung Cinta Halal: Kajian Hukum Kesehatan Mental Pasangan Muda Dalam Bimbingan Syariah   yessa ayu agista; devi fahwi kurniastuti devi fahwi; Trias Pangesti; Aris Prio Agus Santoso
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan muda di Indonesia menimbulkan berbagai tantangan, terutama terkait kesiapan mental dan kesehatan psikologis pasangan muda dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan mental pasangan muda dalam konteks pernikahan, mengkaji peran hukum positif dan hukum Islam, serta mengevaluasi efektivitas bimbingan syariah sebagai upaya mendukung kesehatan mental dan keharmonisan rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan hukum normatif dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidaksiapan mental pasangan muda seringkali menyebabkan stres, konflik, dan gangguan kesehatan mental yang berdampak negatif pada keharmonisan keluarga. Regulasi hukum positif dan prinsip syariah mengatur batas usia pernikahan dan menekankan pentingnya kesiapan mental sebagai syarat sah pernikahan. Bimbingan syariah terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan mental, keterampilan komunikasi, manajemen konflik, dan penguatan spiritual pasangan muda, sehingga mampu memperkuat ketahanan mental dan menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program bimbingan syariah yang komprehensif sebagai bagian integral dari persiapan dan pendampingan pernikahan di Indonesia.