Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI OVERKAPASITAS HUNIAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB MUARA TEWEH Pratama, Dayan; Sebyar , Muhamad Hasan
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implikasi Overkapasitas hunian Narapidana/Tahanan menimbulkan masalah yang sangat signifikan pada Lapas, di karenakan jumlah hunian Narapidana/tahanan tidak sebanding dengan kapasitas Sarana Lapas yang ada dan sangat mempengaruhi pada proses pembinaan di dalam Lapas. Penelitian ini dilakukan dengan Tujuan untuk mengetahui Penyebab dari Overkapasitas hunian, Bagaimana dampak yang terjadi akibat Overkapasitas hunian, dan Upaya yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Muara Teweh untuk menanganinya. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Hukum Empiris dengan Pendekatan yang digunakan yaitu Pendekatan Sosisologi dan Psikologi Hukum. Metode Pengumpulan data penelitian ini menggunakan data Primer dan Sekunder, dimana Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara lalu Data sekunder diperoleh dari dokumen resmi dan literatur terkait. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAPAS Kelas IIB Muara Teweh mengalami Overkapasitas hunian yang signifikan, yang berdampak negatif pada Kekuatan Pengamanan, terhambatnya proses pembinaan, masalah kesehatan narapidana/tahanan dan keterbatasan tempat para warga binaan untuk bergerak dan beristirahat. Penyebab utama dari Overkapasitas yang terjadi pada LAPAS Kelas IIB Muara Teweh yaitu LAPAS Muara Teweh menampung Narapidana/tahanan dari 2 Kabupaten sekaligus, belum ada Rumah Tahanan (RUTAN) di kota Muara Teweh, Kebijakan Pemidanaan, Kurangnya Alternatif Pemidanaan, tahap Praperadilan, tingkat Residivis masih tinggi, banyaknya Narapidana kasus Narkotika, dan Kapasitas kamar hunian LAPAS yang tak sebanding dengan jumlah Hunian yang masuk.
THE EFFECT OF THE ACEH REVENUE AND EXPENDITURE BUDGET, UNEMPLOYMENT AND INFLATION ON POVERTY IN ACEH PROVINCE Fadillah, Ade; Shafira, Aida; Dayan, Muhammad
J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research Vol. 5 No. 1 (2023): J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research
Publisher : IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jiscan.v5i1.748

Abstract

Poverty is a problem for the country and for regions in Indonesia, including the province of Aceh. It is also known from the news that Aceh is a poor area on the island of Sumatra. The government is trying to reduce the percentage of poverty by pursuing development through government programs using the Aceh Revenue and Expenditure Budget. In addition, the unemployment rate of the community also has an impact on poverty because they have no income. Likewise with inflation, if there is an increase, it will have an impact on decreasing people's purchasing power and can be a cause of poverty. This research was conducted with the aim of knowing the effect of APBD, unemployment and inflation on poverty in Aceh Province. The data used are secondary data in the form of APBD, unemployment and inflation and poverty for 2006-2020 obtained from the Directorate General of Fiscal Balance, Ministry of Finance and the Central Statistics Agency for Aceh. Data analysis used multiple linear regression, t test and F test and the coefficient of determination (R2) test. The results showed that the Regional Revenue and Expenditure Budget had a negative and significant effect on poverty. Unemployment and inflation have a positive and insignificant effect on poverty. As much as 88.8% of the Regional Revenue and Expenditure Budget, unemployment and inflation can explain the poverty variable in Aceh Province.