This Author published in this journals
All Journal CJPP
Hazari, Youwanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN SELF DIAGNOSIS PADA REMAJA PEREMPUAN Hazari, Youwanda; Maghfiroh, Fitrania
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n02.p647-662

Abstract

Self-diagnosis kesehatan mental menjadi fenomena yang semakin umum di kalangan remaja perempuan, terutama dengan kemudahan akses informasi melalui internet. Namun, perilaku ini menimbulkan kekhawatiran karena tidak selalu didasarkan pada pemahaman yang tepat dan dapat memengaruhi cara individu menangani kondisi psikologisnya. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana remaja perempuan membentuk pengalaman dan makna di balik tindakan self-diagnosis yang mereka lakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi. Subjek penelitian adalah remaja perempuan berusia 17–21 tahun yang melakukan self diagnosis kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku self diagnosis dipengaruhi oleh interaksi antara faktor personal, lingkungan digital (kemudahan akses informasi melalui internet), serta pengaruh sosial. Teori Kognitif Sosial memberikan kerangka yang komprehensif dalam memahami perilaku ini sebagai respons terhadap kondisi sosial-psikologis yang kompleks dan saling berinteraksi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan literasi digital dan kesehatan mental, serta perlunya penelitian lebih lanjut terkait pengaruh faktor budaya, usia, dan tingkat pendidikan terhadap perilaku self diagnosis di era digital. Abstract Self-diagnosis of mental health is becoming an increasingly common phenomenon among adolescent girls, especially with the ease of access to information via the internet. However, this behavior raises concerns because it is not always based on proper understanding and can affect how individuals deal with their psychological conditions. This study was conducted to understand how adolescent girls shape the experiences and meanings behind their self-diagnosis actions. This study used a qualitative approach with a phenomenological study design. The subjects of the study were adolescent girls aged 17–21 years who had self-diagnosed their mental health in the past 12 months. Data collection was carried out through semi-structured interviews, while the data analysis technique used thematic analysis. The results of the study indicate that self-diagnosis behavior is influenced by the interaction between personal factors, the digital environment (ease of access to information via the internet), and social influences. Social Cognitive Theory provides a comprehensive framework for understanding this behavior as a response to complex and interacting socio-psychological conditions. This study recommends the importance of increasing digital literacy and mental health, as well as the need for further research related to the influence of cultural factors, age, and education level on self-diagnosis behavior in the digital era.