Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Solusio Plasenta astuti, pebta; Tamara, Dhea; Sutanti; salma
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.236

Abstract

Solusio plasenta pada pasien dengan plasenta previa merupakan kondisi yang jarang terjadi, tetapi plasenta previa dapat menjadi salah satu faktor risiko utama terjadinya komplikasi ini. Solusio plasenta dan plasenta previa dapat dibedakan secara klinis melalui gejala yang muncul. Solusio plasenta biasanya disertai nyeri abdomen, sedangkan plasenta previa jarang menimbulkan nyeri. Faktor lain seperti pre-eklampsia dan eklampsia juga diketahui meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta. Meskipun ultrasonografi (USG) menjadi metode utama dalam mendukung diagnosis, keterbatasannya dalam mendeteksi solusio plasenta dapat menyulitkan proses evaluasi klinis. Solusio plasenta merupakan kegawatdaruratan obstetri yang memerlukan penanganan cepat dan tepat karena berisiko terhadap ibu dan janin. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan diagnosis dini, intervensi bedah seperti sectio caesarea, serta teknik hemostasis seperti kompresi B-Lynch menjadi kunci dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas.
Identifikasi Spesies Lokal Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Dan Potensi Pemanfaatannya Pada Ekosistem Gambut Di Kabupaten Pulang Pisau: Identification of Local Non-Timber Forest Product (HHBK) Species and Their Utilization Potential in the Peatland Ecosystems of Pulang Pisau Regency Lia, Kamaliah; S, Annisa; Ramadhani, Dinda T.; Tamara, Dhea; Sabira, Nayara I.
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.23225

Abstract

Pulang Pisau Regency in Central Kalimantan is known for its extensive peatland ecosystems, which are rich in biodiversity. Peat ecosystems function not only as major carbon sinks but also as habitats for various local non-timber forest product (NTFP) species that have long supported the socio-economic livelihoods of local communities. This study was conducted to identify local NTFP species that grow within the peatland ecosystems of Pulang Pisau and to assess their ecological and economic utilization potential. Through field surveys, vegetation inventories, and interviews with Indigenous communities and local artisans, the research identified several key species such as swamp jelutung (Dyera polyphylla), purun (Eleocharis dulcis), rattan (Calamus spp.), tengang (Shorea balangeran), various medicinal plants, forest honey, and peat swamp food plants. Each species offers diverse utilization prospects, ranging from handicraft industries and traditional medicine to local food resources and peatland restoration efforts. These findings indicate that NTFPs hold strategic potential as a foundation for a green economy and as a contributor to the sustainability of peatland ecosystems in Pulang Pisau Regency. Keywords: HHBK, Peatland Ecosystem, Pulang Pisau, Local Species, Peatland Restoration