Nadila Fitriyani Santoso
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Bahasa Isyarat (Shuwa) dalam Anime Gangsta Karya Kohshe Nadila Fitriyani Santoso; Masrokhah, Yuni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa isyarat (shuwa) yang terdapat dalam anime Gangsta karya Kohshe berdasarkan jenis dan maknanya menurut teori segitiga semantik Odgen dan Richard. Metode analisis yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dengan memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan atau situasi dalam setiap adegan yang terdapat gerak isyarat dalam anime Gangsta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah desk study atau studi dokumen yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu mengumpulkan data-data terkait bahasa isyarat yang ditemukan dalam anime Gangsta. Setelah itu melakukan analisis mengenai jenis shuwa dan makna berdasarkan teori segitiga semantik odgen dan Richard dan terakhir menarik Kesimpulan dari hasil analisis. Teknik analisis yang di gunakan adalah Simak catat dimana data yang menjadi fokus penelitian ini adalah bahasa isyarat dalam anime ‘’Gangta’’. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya empat dari lima jenis shuwa menurut Nakano pada anime Gangsta episode 1-12. Yaitu Hyoujou (表情), shigusa (仕草), teburi /temane (手振り /手まね ) dan atama no hataraki (頭の働き) Dari 49 shuwa tersebut sebagian besar merupakan teburi /temane (手振り /手まね ) dengan total 41 data , kemudian Hyoujou (表情) dengan 6 data, shigusa (仕草) dengan 5 data dan atama no hataraki (頭の働き) dengan 3 data. Serta adanya beberapa bahasa isyarat (shuwa) yang bermakna perintah, permintaan, persetujuan, penolakan, angka, pertanyaan, sikap, pengulangan, hari, saran dan ungkapan terima kasih. Dari semua shuwa tersebut ,ditemukan ada beberapa shuwa yang memiliki makna yang sama namun gerakannya berbeda .Adapula shuwa dengan gerakan yang sama namun maknanya berbeda tergantung konteksnya.