Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Penyakit Menular Tuberculosis Pada Masyarakat di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Madona, Ade; Pratiwi, Eptiani Cipta; Adi, Muhammad Arsa Bhuwana; Nugraha, Rendra Putra; Qinaya, Zahwa Putri; Arifah, Izzatul; Cahyanti, Erin Tri; Utami, Henny Puspitosari
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.255

Abstract

Latar Belakang: Indonesia termasuk kedalam tiga negara dengan penyumbang kasus Tuberculosis tertinggi di dunia. Kecamatan Kartasura merupakan kecamatan dengan kategori terendah penemuan kasus TB sehingga perlu melaksanakan upaya-upaya agar terjadi peningkatan penemuan kasus TB salah satunya melalui program skrining sign and symptom Tuberculosis. Oleh karena ini tim melakukan pengabdian untuk melakukan skrining masyarakat yang berisiko terkena TB di wilayah Kartasura dan Ngemplak, Kartasura. Metode: Pelaksanaan kegiatan skrining TB dan konseling singkat dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2023. Sasaran Kegiatan ini adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Kelurahan Kartasura dan Ngemplak dengan usia di atas 15 tahun dan bersedia mengikuti kegiatan. Pelaksanaan skrining TB menggunakan formulir sign and symptoms tuberculosis WHO pada aplikasi Rumahskrining.id. Hasil: Hasil skrining TB di masyarakat Kelurahan Kartasura dan Ngemplak, didapatkan hasil bahwa mayoritas di masyarakat kelurahan tersebut tidak berisiko terkena TB dengan persentase 78,6%. Terdapat 9 orang yang berisiko terkena TB dengan persentase 21,4%. Kesimpulan: Dari 42 peserta pengabdian didapatkan 21,4% partisipan dan berisiko terkena TB yang disarankan untuk periksa lebih lanjut berupa pemeriksaan laboratorium ke fasyankes terdekat. Skrining TB berkontribusi dalam meningkatkan penemuan kasus berisiko terkena TB sebagai upaya pencegahan dini masyarakat terkait penyakit TB sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
PERAN AKTIF AYAH DALAM POLA ASUH: STRATEGI DOOR TO DOOR UNTUK MENGATASI STUNTING Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Hayyina, Azka; Sari, Lintang Martha; Salsabila, Aulia Isna; Nafisyasyari, Erlina; Dewi, Mahatma; Ruwaida, Husna; Kamila, Putik Firdiani; Maulidya, Shafa; Nurmadina, Salsabilla; Novita, Yuyun; Destiana, Dhea; Putri, Masandra Maydiana; Hamida, Maftahul; Ariesta, Novita; Utami, Henny Puspitosari
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No.1, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a significant problem in Indonesia, with 148.1 million children under five affected globally in 2022. Stunting hinders both physical and cognitive development, with primary contributing factors including inadequate nutrition and caregiving practices. This community service activity aimed to increase fathers’ knowledge about caregiving through a door-to-door approach in Desa Makamhaji. The activity was conducted on December 12 and 16, 2024, following three main stages: planning, implementation, and evaluation. The results showed an increase in fathers’ knowledge scores from 71.88 to 93.75. Fathers’ involvement, such as playing with their children, was shown to strengthen emotional bonding and help detect early signs of stunting. This educational program effectively raised fathers’ awareness of their important role, particularly in ensuring proper nutrition, maintaining environmental hygiene, and providing psychosocial stimulation. Similar interventions are recommended to continue addressing knowledge gaps in community-based stunting prevention.