Jayadi Hedri, Syahdir
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Musik Kelintang Perunggu pada Tiga Pertunjukan dalam Upacara Pernikahan Masyarakat Melayu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jayadi Hedri, Syahdir; Gilang Pratama, Amor Seta; Tomi, Masvil
Prabung Seni: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 3 No. 1 (2024): Prabung Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpps.v3i1.31103

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa uraian fakta yang diperoleh dari hasil survey pada tiga daerah di Tanjung Jabung Timur mengenai musik kelintang perunggu. Peneliti melihat permasalahan yang menarik dan perlu dikaji lebih lanjut terhadap musik tersebut dalam konteks upacara pernikahan yang mana cukup banyak dimainkan di daerah Tanjung Jabung Timur. Hasil dari survey lapangan terhadap 3 kelompok pertunjukan musik kelintang perunggu ini, menunjukkan gejala persamaan dan perbedaan lagu serame dan bagubang yang dimainkan dalam konteks malam Tari Inai, oleh kelompok pemusik tersebut dengan pola permainan tersendiri. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk, menjawab rumusan permasalahan yang dicoba untuk diungkapkan yakni struktur lagu serame dan bagubang serta persamaan dan perbedaan lagu serame dan bagubang yang dimainkan dalam tiga konteks upacara pernikahan oleh tiga kelompok musik kelintang perunggu yaitu di daerah Mendaraha Ilir, Teluk Majelis, dan Sabak Ilir. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan analisis komparatif menggunakan konsep keilmuan musikologi analisis variabel (data) untuk mengetahui perbedaan diantara dua kelompok variabel (data) atau lebih. Dapat diartikan bahwa analisis komparatif adalah cara peneliti untu melihat dua atau lebih data yang serupa serta melihat bagaimana perbedaan dan kesamaan yang dimilikinya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bentuk lagu Serame dan Bagubang pada musik kelintang perunggu adalah Ireguler, atau musik yang tidak memiliki bentuk yang konstan pada 3 kelompok musik kelintang perunggu. Serta setiap kelompok mempunyai pola-pola sendiri yang mereka dapatkan dari seniman kelintang perunggu terdahulu yang berasal dari daerah mereka masing-masing.