Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di SMK Kesehatan Sadewa Wates Ajeng Silva Angelia Putri; Dwi Agustiana Sari; Jennifa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1711

Abstract

Menstruasi adalah keluarnya darah dari dalam uterus yang diakibatkan oleh terlepasnya dinding rahim disertai pelepasan endometrium. Siklus menstruasi yang normal biasanya berlangsung selama 21 - 35 hari. Faktor risiko dari variabilitas siklus menstruasi adalah berat badan / IMT, aktivitas fisik dan stres. Gangguan seperti lamanya siklus menstruasi dapat meningkatkan risiko penyakit kronis. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat menyebabkan potensi masalah kesehatan seperti gangguan psikologis serta gangguan reproduksi pada wanita terkait dengan fertilitas dan endometriosis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja di SMK Kesehatan Sadewa Wates. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di SMK Kesehatan Sadewa Wates pada bulan Maret 2024. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswi yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 185 responden. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi siklus menstruasi kategori normal (71,9%), indeks massa tubuh normal (42,2%), aktivitas fisik kategori baik (71,9%), tingkat stres kategori normal (42,2%). Ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi (p-value = 0,022), aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p-value = 0,014) dan tingkat stres dengan siklus menstruasi (p-value = 0,000). Ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), aktivitas fisik dan tingkat stres dengan siklus menstruasi
Hubungan Antara Konsumsi Alkohol Dengan Kadar Kolesterol Pada Mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta: The Relationship Between Alcohol Consumption and Cholesterol Levels in Students of STIKES Guna Bangsa Yogyakarta Asri Kurniawati, Fajar; Santoso, Teguh; Jennifa
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.55

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi alkohol pada mahasiswa memiliki berbagai faktor penyebab, penyalahgunaan konsumsi alkohol sudah hampir merata di kalangan pelajar sampai mahasiswa. Konsumsi alkohol dikaitkan dengan risiko timbulnya masalah kesehatan seperti gangguan mental dan perilaku, termasuk ketergantungan alkohol, dan penyakit tidak menular utama seperti sirosis hati, beberapa jenis kanker, dan penyakit jantung koroner. Salah satu faktor risiko penyebab Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah kadar kolesterol yang tinggi, kadar kolesterol total yang tinggi ini bisa didapatkan apabila mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara konsumsi alkohol dengan kadar kolesterol pada mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 127 responden dengan teknik pengambilan proporsional. data diolah menggunakan uji korelasi Kendall-tau. Penelitian dilakukan di STIKES Guna Bangsa Yogyakarta pada bulan Juni 2024. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa STKES Guna Bangsa Yogyakarta mengkonsumsi alkohol dalam kategori ringan 67,7%, sebagian besar mahasiswa STIKES Guna Bangsa memiliki kadar kolesterol sebagian besar pada tingkat normal dan batas resiko tinggi masing-masing sebesar 41%, berdasarkan uji korelasi Kendall tau diperoleh nilai p = 0,064. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan konsumsi alkohol dengan kadar kolesterol pada mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING THE USE OF PPE IN THE COVID-19 PANDEMIC PERIOD OF NERS PROFESSIONAL STUDENTS IN SLEMAN DISTRICT Jennifa; Dwi Agustiana Sari; Livia Nurlatu
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.372

Abstract

COVID-19 was officially declared a global pandemic case by WHO. Based on WHO data in May 2020, there were 989 health workers who died from COVID-19 worldwide. The increase in positive cases for health workers is caused by comorbid or congenital diseases and also inadequate PPE. PPE is very important for the protection of the health workers themselves and the patients they treat. Research purpose to find out the relationship between knowledge and attitudes about the use of PPE during the COVID-19 pandemic among Nursing Professional students in Sleman Regency. This research is a type of descriptive correlation research, and uses a quantitative method with a cross sectional approach. The number of samples in this study were 109 people with the sampling method used was purposive sampling. The instrument used in this study was a knowledge and attitude questionnaire about the use of PPE, with the analysis used, namely univariate and bivariate. Research result there is a relationship between knowledge and attitudes about the use of PPE during the COVID-19 pandemic among Nursing Professional students in Sleman Regency. The majority of the level of knowledge possessed by Nursing Profession students in Sleman Regency is high and the majority of attitudes possessed by Nursing Profession students in Sleman Regency are good. There is a relationship between the level of knowledge and attitudes about using PPE during the COVID-19 pandemic. It is hoped that this will increase knowledge and understanding of the use of PPE during the COVID-19 pandemic for Nursing Profession students in Sleman Regency. Keywords: Attitudes, COVID-19, Knowledge
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR: The Relationship Between Peer Social Support and Quarter Life Crisis in Final Year Students Manihing, Cyntia; Devianto, Aan; Jennifa
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i2.36

Abstract

Latar Belakang: Masa emerging adulthood merupakan fase perkembangan yang dialami individu pada usia 18-29 tahun, ditandai dengan periode eksplorasi diri dan kemandirian. Pada fase ini, individu sering mengalami quarter life crisis, yaitu kondisi ketidakstabilan emosi yang ditandai dengan kecemasan dan perasaan putus asa dalam menghadapi berbagai pilihan hidup. Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami quarter life crisis karena adanya tuntutan untuk mempersiapkan diri dalam transisi menuju studi lanjut dan dunia kerja. Dukungan sosial teman sebaya diperlukan dalam menghadapi quarter life crisis karena dapat memberikan perasaan saling mengerti, dan simpati yang membantu mahasiswa merasa lebih diperhatikan, dihargai, dan percaya diri dalam menjalankan aktivitasnya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 mahasiswa tingkat akhir dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner dukungan sosial teman sebaya dan Quarter Life Crisis. Teknik Analisa data menggunakan Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki dukungan sosial teman sebaya pada kategori sedang (36,1%) dan quarter life crisis mayoritas pada kategori sedang (41,2%). Hasil analisis Spearman Rank menunjukkan p-value = 0,001 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,717. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di STIKES Guna Bangsa Yogyakarta.