Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak di Kawasan Transmigrasi Uluklubuk Kabupaten Malaka Budiarto, Agus; Wijana, Susinggih; Kartikaningrum, Widhistya; Atikah, Husna; Pratama, Muhammad Fhikri Yudha; Ngabu, Wigbertus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.203

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara agraris dengan produksi limbah pertanian yang sangat melimpah setiap tahunnya, misalnya jerami padi, jagung, batang, daun dan kulit kacang hijau, daun pisang dan lain-lain. Kabupaten Malaka, merupakan salah satu wilayah dengan potensi pengembangan produk pakan ternak yang cukup besar. Hal ini dikarenakan jumlah ternak ruminansia terutama sapi di Kabupaten Malaka yang melimpah sejalan dengan cukup melimpahnya hijauan pada musim panen. Selain itu, pakan ternak di Kabupaten Malaka dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan pakan alami ternak di musim kemarau. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pengolahan pakan ternak bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat untuk meningkatkan nutrisi, meningkatkan daya cerna, dan mempertahankan kualitas bahan pakan yang umumnya berasal dari sisa-sisa hasil pertanian, perkebunan, dan industri.
Diversifikasi dan Peningkatan Kualitas Pangan melalui Inovasi Pascapanen Jagung di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur Wijana, Susinggih; Padang, Raindita; Atikah, Husna; Subekti, Indah Fitriana
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.283

Abstract

Minimnya inovasi pengolahan jagung sebagai pangan utama di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, menjadi tantangan untuk meningkatkan nilai tambah melalui diversifikasi dan peningkatan kualitas produk berbasis jagung. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat dalam mengolah jagung menjadi produk bernilai ekonomis dan fungsional. Kegiatan dilakukan melalui studi literatur, survei lapangan, pelatihan, dan pendampingan intensif. Peserta meliputi kelompok tani, perangkat desa, instansi pendidikan, dinas pertanian, dan masyarakat lokal, dengan sasaran utama kelompok tani dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Produk olahan modern yang dikembangkan mencakup tortila, popcorn, dan marning, sedangkan olahan tradisional meliputi jagung bose, jagung katemak, dan akabilan. Pelatihan dirancang berbasis kebutuhan lokal dan potensi pasar, memastikan setiap produk memiliki nilai tambah yang kompetitif. Hasilnya, program menghasilkan respons positif, terlihat dari terbentuknya usaha rumah tangga berbasis jagung dan pendampingan berkelanjutan yang membantu peserta menyusun formulasi produk berkualitas. Selain itu, jejaring kerja antara kelompok tani, institusi pendidikan, dan pemerintah daerah semakin kuat. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memberdayakan masyarakat lokal, dan meningkatkan kesejahteraan melalui inovasi berbasis komoditas lokal.
ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS DAN FINANSIAL PRODUKSI JAGUNG BOSE INSTAN SEBAGAI INOVASI PANGAN LOKAL DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN, NUSA TENGGARA TIMUR Atikah, Husna; Susinggih Wijana; Widya Dwi Rukmi Putri; Nur Hidayat; Panji Deoranto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The rise of modern lifestyles has encouraged the development of various ready-to-eat products that are practical and value-added. Bose corn is a traditional food from East Nusa Tenggara (NTT) that has excellent potential to be instantized to overcome the constraints of long processing time. This study aims to analyze the technical and financial feasibility of instant Bose corn production as a local food innovation effort. The study was conducted in South Central Timor District using a case study approach with primary data through interviews and observations, and secondary data from related literature. The technical analysis showed that local raw materials are available with the potential for optimization through partnerships with farmers. The financial analysis showed a Net Present Value (NPV) of Rp 95,219,988 (>0), an Internal Rate of Return (IRR) of 13.94% (>12%), and a Payback Period of about 5 months, making it feasible to implement. In conclusion, the idea of instant Bose corn production is worth developing as an economically valuable and potential local food product innovation.